Lebaran CDN

Kredit 106.120 Debitur di Kepri Direstrukturisasi

Pelaku UMKM melakukan transaksi dengan uang digital di Kota Batam Kepulauan Riau – foto Ant

BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat, perbankan di wilayah itu telah merestrukturisasi kredit terhadap 106.120 debitur, Nilai kredit yang direstruktirasi hingga Oktober 2020 mencapai Rp15,52 triliun.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Rony Ukurta menyatakan, dari 106.120 debitur tersebut, sebanyak 22.531 di antaranya merupakan debitur UMKM. “Dengan nominal sebesar Rp3,81 triliun,” kata dia, Sabtu (19/12/2020). Selain perbankan, restrukrisasi kredit juga dilakukan oleh perusahaan pembiayaan. Berdasarkan catatan OJK, hingga November 2020, perusahaan pembiayaan di Kepri sudah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp1,52 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 35.941 debitur.

Restrukturisasi kredit itu sesuai dengan POJK No.48 /POJK.03/2020, tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. POJK perpanjangan kebijakan stimulus COVID-19 di sektor perbankan itu, dikeluarkan setelah mencermati perkembangan dampak ekonomi berkaitan penyebaran COVID-19, yang masih berlanjut secara global maupun domestik.

Penyebaran COVID-19 itu diperkirakan akan berdampak terhadap kinerja dan kapasitas debitur, serta meningkatkan risiko kredit perbankan. Menurutnya, ketentuan itu hingga kini masih berjalan efektif. Terlihat dari jumlah debitur, yang memperoleh restrukturisasi mencapai 90 persen di perbankan. “Tentunya kami berharap dengan relaksasi ini, baik itu UMKM maupun dari sisi jasa keuangan memiliki nafas tambahan, tidak serta merta terpuruk dalam kondisi ekonomi yang kurang baik,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...