Kuliner Malam Hari Sokong Perekonomian Masyarakat Kecil

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Sektor usaha kuliner malam hari menjadi penyokong ekonomi masyarakat di wilayah Bandar Lampung. Sejumlah tempat usaha kuliner yang hanya buka pada malam hari, bahkan menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

Rian, salah satu karyawan di warung sate Madura Cak Usin, mengaku hanya bekerja di warung makan pada malam hari dan siangnya bekerja sebagai penjaga toko.

Lokasi usaha kuliner sate Madura Cak Usin, sebut Rian berada di Jalan Ki Maja, Kedaton, Bandar Lampung. Saat siang, pusat pertokoan tersebut menjadi lokasi usaha toko bangunan, apotek dan pertokoan kebutuhan warga. Pada malam hari, area parkir yang luas disulap menjadi tempat usaha puluhan pedagang kuliner.

Bekerja paruh waktu membantu membakar sate, ia bisa mendapat hasil Rp100.000 per malam. Hasil tersebut diperoleh hanya dari pekerjaan mulai pukul 17.00 hingga maksimal pukul 23.00 WIB. Sebagai sumber penghasilan, ia memastikan sejumlah usaha kuliner ikut membantu sektor usaha lain. Sejumlah juru parkir ikut ketiban rezeki. Selain warung sate, usaha nasi goreng, pecel lele dan kuliner lain ada di lokasi tersebut.

Rian, salah satu karyawan bertugas membakar sate di warung Cak Usin di Jalan Ki Maja, Kedaton, Bandar Lampung, Selasa (1/12/ 2020). -Foto: Henk Widi

“Bagi pemuda dan warga yang memiliki kemauan untuk membuka usaha dan modal cukup, sebagian membuka kafe kopi, minuman kekinian boba, teh, tapi sebagian bisa membantu pekerjaan para pemilik warung kuliner, lapangan pekerjaan yang sangat membantu bagi warga setempat,” terang Rian, salah satu pemuda di Kedaton saat ditemui Cendana News, Selasa (1/12/2020) malam.

Peluang lapangan pekerjaan itu mendorongnya bisa memiliki sumber penghasilan. Saat siang hari, ia memiliki pekerjaan sebagai penjaga toko memberinya kesempatan untuk mendapat gaji. Pembagian waktu bekerja memungkinkan ia dan sejumlah pemuda memiliki pemasukan lebih. Sebagian pemuda yang bekerja sebagai juru parkir pun bisa mendapat sumber pendapatan.

Usman, salah satu juru parkir, menyebut ia dan sejumlah pemuda di kawasan itu sangat terbantu dengan keberadaan pusat kuliner. Keberadaan sejumlah usaha kuliner yang hanya buka saat malam hari membuka lapangan pekerjaan. Meski hanya bekerja pada malam hari karena berbagi shift dengan pemuda lainnya, ia masih bisa mendapat hasil ratusan ribu rupiah per malam.

“Juru parkir sebagian mendapat uang ribuan dari pengendara yang makan dalam semalam hasilnya lumayan,” cetusnya.

Sebagian pemuda yang bekerja sebagai juru parkir tetap di bawah pengawasan Dinas Perhubungan. Sumber lapangan pekerjaan sekaligus membantu memperlancar arus lalu lintas, juga membantu pemilik usaha kuliner. Sebab, sebagian kendaraan yang parkir membeli sajian kuliner untuk dimakan di tempat (dine in) sebagian untuk dibawa pulang (take away).

Husiah, pemilik warung sate Madura Cak Usin, menyebut membuka warung makan berdampak positif bagi sektor usaha lain. Sejumlah toko penjualan telepon seluler di Jalan Ki Maja, Kedaton bisa buka hingga dini hari. Usaha kuliner di kawasan itu ikut menjadi magnet masyarakat untuk datang. Selain sekadar makan, sebagian mampir untuk mengisi kuota internet.

“Usaha kuliner ikut menyemarakkan sektor usaha yang tetap buka pada malam hari, mereka juga kerap memesan makanan dari warung kami,” cetusnya.

Husiah menyebut, ia juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi sejumlah pemuda. Saat kondisi ramai, ia bisa membutuhkan pekerja hingga lima orang. Dua orang bertugas membakar sate yang disiapkan per malam mencapai 2.000 hingga 2.500 tusuk. Dua karyawan bertugas melayani pelanggan sekaligus mencuci piring dan peralatan makan. Setiap karyawan dibayar setiap malam sebagian dua pekan sekali.

“Tetap beroperasinya usaha warung sate, tentunya memberi sumber penghasilan meski hanya bekerja selama beberapa jam,”cetusnya.

Menjual satu tusuk sate seharga Rp2.500, per malam bisa mendapat omzet hingga Rp8juta. Sebab, selain sate ia juga menyediakan menu sop. Hasil penjualan sdigunakan untuk membayar karyawan,modal membeli daging kambing dan ayam. Keuntungan bersih Rp3juta menjadi sumber penghasilan menjanjikan, meski membuka usaha hanya malam hari.

Lihat juga...