Lama Tinggal di Indonesia, Tiga WNA Diambil Sumpah Menjadi WNI

Suasana proses pengambilan sumpah tiga WNA jadi WNI di Kantor Kemenkumham Bali, Senin (7/12/2020) – foto Ant

DENPASAR – Tiga Warga Negara Asing (WNA), Aldo Andrea Sai Croserio, Mario Iorio, dan Vikram C Vicky Kalra, diambil sumpahnya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Pengambilan sumpah dilakukan, setelah ketiganya tercatat sudah lama tinggal di Indonesia. “Kepada saudara Aldo Andrea Sai Croserio, saudara Mario Iorio dan saudara Vikram C Vicky Kalra, menjadi warga negara Indonesia, saat ini berdasarkan undang-undang tersebut di atas khususnya pasal 8 tentang naturalisasi,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, Senin (7/12/2020).

Ia berharap, ke-tiga WNA tersebut dapat menjadi WNI yang setia, dan tunduk terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan Negara Indonesia. Selain itu, juga mengabdi kepada bangsa dan NKRI, serta ikut mendorong perkembangan pendidikan dan budaya nasional sesuai dengan profesi yang telah ditekuni selama ini.

Aldo Andrea Sai Croserio lahir di Denpasar, Bali, Ibunya merupakan warga Indonesia. Sedangkan Ayahnya warga Italia. Kemudian, Mario Iorio berasal dari Italia, mempunyai istri warga Indonesia, dan tinggal di Indonesia kurang lebih selama 33 tahun. Kemudian ada Vikram C Vicky Kalra, yang lahir di Jakarta, namun kedua orang tuanya merupakan asli warga negara asing.

Jamaruli menambahkan, adapun dasar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah, pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang No.12/2006, tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, sebagai pengganti Undang-Undang NO.62/1958, beserta peraturan perundang-undangan lainnya yang mengatur tentang kewarganegaraan.

Pada prinsipnya UU 12/2006, memperhatikan asas-asas kewarganegaraan umum atau universal yaitu asas ius sanguinis, ius soli, kewarganegaraan tunggal dan kewarganegaraan ganda terbatas. Serta tidak mengenal kewarganegaran ganda (bipatride) ataupun tanpa kewarganegaraan (apatride).

Asas tersebut merupakan suatu pengecualian, kepada orang-orang bangsa lain dapat menjadi warga negara Indonesia berdasarkan pasal 2 UU No.12/2006, yang menyebutkan bahwa, yang menjadi WNI adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. (Ant)

Lihat juga...