Libur Nataru, KKP Pelabuhan Bakauheni Belum Wajibkan Rapid Test

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Pelabuhan Bakauheni yang menjadi salah satu akses penghubung antara pulau Jawa dan Sumatera belum mewajibkan rapid test kepada penumpang. Meski saat ini telah terjadi peningkatan pelaku perjalanan.

Suwoyo, Koordinator KKP Kelas II Panjang, Wilayah Kerja Bakauheni menyebutkan, selama angkutan liburan Nataru, petugas hanya melakukan rapid test untuk screening dan pengambilan sampel pelaku perjalanan. Sebanyak 50 orang pelaku perjalanan akan diambil rapid test dari sejumlah wilayah di Lampung.

“Petugas akan menawarkan kepada penumpang apakah mau dirapid atau tidak, karena kami sediakan secara gratis,” terang Suwoyo di Bakauheni, Minggu (20/12/2020).

Dikatakan, pelaku perjalanan ke luar kota selama liburan Nataru akan diwajibkan melakukan rapid test antigen. Aturan tersebut diberlakukan pemerintah sejak 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2020.

“Namun pelaksanaan rapid test antigen belum dilakukan menunggu instruksi pada pelabuhan penyeberangan. Rapid test antigen akan dilakukan dengan swab nasofaring,” terangnya.

Rapid test antibodi yang semula memakai sampel darah akan diubah menggunakan tekhnik swab. Tes tersebut menurutnya lebih akurat karena dapat mengidentifikasi virus dalam sekresi hidung dan tenggorokan. Rapid test antigen dapat digunakan dalam mendeteksi kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Rapid test antigen hanya sebagai screening awal yang selanjutnya harus dikonfirmasi dengan test Reserve Transcriptase-Polumerase Chain Reaction atau RT-PCR,” terang Suwoyo.

Lihat juga...