Libur Nataru, Pertamina Regional JBT Siapkan Motorist Darurat

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Di tengah kemacetan jalan tol, tiba-tiba indikator bahan bakar minyak (BBM) kendaraan menyala merah, tanda segera habis. Padahal lokasi SPBU masih cukup jauh, tentu saja kepanikan dan kebingungan, segera terjadi. Jika tidak segera diisi BBM, bisa jadi kendaraan tersebut bisa mogok di tengah jalan.

“Mengantisipasi hal tersebut, kita sudah menyiapkan tujuh unit motorist dan tiga mobilist, untuk melayani konsumen di ruas tol Trans Jawa, saat libur akhir tahun. Keberadaan motorist dan mobilist bersifat darurat, dan konsumen cukup menghubungi aplikasi MyPertamina maupun Pertamina Call Center di nomor 135, jika membutuhkan BBM,” papar Pjs Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Arya Yusa Dwicandra saat ditemui di kantor tersebut, Semarang, Selasa (22/12/2020).

Pjs Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Arya Yusa Dwicandra saat ditemui di kantor tersebut, Semarang, Selasa (22/12/2020). -Foto Arixc Ardana

Harapannya, layanan ini bisa menjadi solusi, sehingga kendaraan konsumen tidak mengalami kehabisan BBM di tengah perjalanan.  Dipaparkan, dengan menggunakan motor, petugas bisa segera menjangkau lokasi kendaraan konsumen yang mengalami kekurangan BBM, di tengah kemacetan yang terjadi. Sementara, jika kondisi tidak macet, dapat digunakan mobil BBM.

“Namun harap diingat, bahwa layanan ini sifatnya darurat. Jadi kita mohon kepada seluruh pengendara, untuk mengisi full BBM sebelum memasuki jalan tol Trans Jawa, atau segera mengisi BBM ke SPBU yang ada, sebelum benar-benar kehabisan, ” tandasnya.

Lebih jauh, Arya menjelaskan, layanan tersebut disediakan selama masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Motorist dan mobilist, akan ditempatkan di tiga titik di sepanjang ruas jalan tol Trans Jawa, yakni di pintu keluar tol arah Tegal, Weleri dan Salatiga. Sedangkan tujuh motorist, berada di tujuh SPBU yang ada di tol Trans Jawa.

“Unit motorist dan mobilist ini, akan memberikan pelayanan pendistribusian BBM bagi konsumen yang membutuhkan karena kehabisan di tengah jalan. Petugas akan membantu kendaraan konsumen yang akan atau kehabisan BBM, sebelum tiba di rest area terdekat,” tandasnya.

Dirinya menegaskan, Pertamina juga tengah mengoptimalkan digitalisasi pelayanan di fasilitas penyaluran seperti SPBU.

“Digitalisasi diperlukan sebagai peningkatan pelayanan, terhadap masyarakat sekaligus sebagai transparansi dan optimalisasi penyaluran BBM. Digitalisasi ini mulai dari sistem pembayaran, sistem penyaluran, maupun sistem kesiapan stock sehingga pelayanan terhadap konsumen menjadi lebih optimal,” tandasnya.

Terpisah, Sales Branch Manager Pertamina MOR IV wilayah Kota dan Kabupaten Semarang, Alam Kanda, menambahkan terkait kesiapan ketercukupan BBM, pihaknya juga menyiapkan mobil kantong BBM di titik-titik mudik, baik di jalan tol atau jalur favorit pemudik.

“Termasuk layanan tambahan pada masa Satgas Naru sudah tersedia di sepanjang Tol Trans Jawa, khususnya yang berada dari KM 252 hingga KM 259. Saat ini, di ruas tol A (Jakarta menuju Surabaya), terdapat SPBU regular di kilometer 379, 429 dan 519 serta di ruas tol B (Surabaya menuju Jakarta) di kilometer 519, 389, 360 dan 260,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menambah layanan pengisian BBM berupa SPBU modular dan pertashop di 9 titik, yaitu di KM 252, 275, 338, 456 dan 519 pada ruas A serta KM 252, 294, 456 dan 519 pada ruas B.

“Untuk menambah stok BBM di SPBU, Pertamina juga telah menyiapkan SPBU kantong dalam wujud mobil tangki yang disiagakan di sejumlah SPBU. Ada 47 SPBU kantong dengan kapasitas mobil tangki penuh, kami siagakan di titik-titik SPBU yang merupakan jalur mudik, maupun area wisata yang berpotensi adanya lonjakan kebutuhan,” pungkasnya.

Lihat juga...