Libur Nataru, Petugas Kebersihan di Pelabuhan Bakauheni Ditambah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Suara sirine menggema tanda kapal akan sandar di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Sumarji, pengemudi kendaraan pengangkut sampah bergegas menuju ke dermaga dua. Membawa mobil pengangkut sampah ia dibantu dua orang petugas kebersihan, salah satunya petugas tambahan. Pekerjaan mengangkut sampah jadi pekerjaan rutinnya sejak lima tahun silam.

Salah satu pengemudi kendaraan pengangkut sampah, Sumarji, menuju ke salah satu kapal untuk mengangkut sampah yang telah dikumpulkan di dermaga dua pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (23/12/2020) – Foto: Henk Widi

Pada kondisi normal Sumarji menyebut hanya mengandalkan satu pekerja bagian pengangkut sampah. Pembersihan sampah dilakukan dengan cepat setelah proses pelayanan kendaraan keluar dari kapal.

Ia hanya butuh waktu selama puluhan menit sebelum kendaraan naik ke kapal. Sebab sampah yang terkumpul di atas kapal telah dikemas pada sejumlah plastik warna ukuran besar.

Peningkatan volume sampah di dalam kapal saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terjadi sepekan terakhir. Jumlah tersebut lebih banyak dari kondisi hari biasa.

Rata-rata volume sampah di atas kapal ferry yang sandar mencapai belasan kantong plastik. Petugas kebersihan telah memasukkan sampah pada kantong di atas kapal. Pemilahan sampah akan dilakukan saat berada di lokasi pembuangan akhir.

“Petugas kebersihan di atas kapal telah melakukan pemilahan sampah untuk memudahkan pengangkutan memakai kantong plastik. Kerjasama dilakukan antara perusahaan pemilik kapal dan petugas kebersihan yang merupakan pihak ketiga yang akan membawa sampah dari kapal,” terang Sumarji saat ditemui Cendana News, Rabu (23/12/2020).

Penambahan petugas kebersihan sebut Sumarji dilakukan untuk mempercepat proses pengangkutan. Sebab dalam kondisi normal ia bisa mengangkut sebanyak delapan karung sampah dari setiap kapal.

Namun selama libur Nataru jumlah kantong plastik di atas kapal bertambah. Penambahan volume bisa dua kali lipat dari kondisi biasa sesuai jumlah penumpang yang naik kapal.

Saat arus mudik Nataru yang berasal dari pulau Jawa ke Sumatera, sampah berasal dari penumpang pejalan kaki, kendaraan.

Semakin banyak penumpang pada kapal yang akan sandar volume sampah akan meningkat. Peningkatan volume sampah tersebut didominasi kemasan makanan, minuman. Sebagian sampah yang didaur ulang akan dikumpulkan oleh pengepul di lokasi pembuangan akhir.

“Volume sampah di atas kapal justru menjadi indikasi kedisiplinan penumpang untuk tidak membuang sampah ke laut Selat Sunda,” bebernya.

Selain sampah dari atas kapal peningkatan volume sampah terjadi di sejumlah area parkir. Proses pengumpulan sampah di area dermaga sebutnya dilakukan oleh petugas kebersihan khusus. Proses pembersihan sejumlah bak penampung sampah dilakukan setiap hari. Sampah di area parkir dermaga sebutnya berasal dari penumpang kendaraan.

Peningkatan volume sampah saat libur Nataru diakui oleh Yus Sondakh, Sekretaris Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bakauheni.

Yus Sondakh, Sekretaris Gapasdap Cabang Bakauheni, Lampung Selatan menyebut saat angkutan libur Nataru volume sampah meningkat di sejumlah kapal penyeberangan lintas Bakauheni menuju ke Merak, Rabu (23/12/2020) – Foto: Henk Widi

Kesadaran pengguna jasa untuk membuang sampah pada tempat sampah berperan mengurangi sampah di laut. Jenis sampah plastik yang dibuang ke laut akan terbawa oleh ombak ke sejumlah pantai.

Penambahan petugas kebersihan di setiap kapal dan pengangkut sampah sebutnya mutlak dilakukan. Proses pembersihan sampah di kapal sebutnya bekerjasama dengan pihak ketiga. Puluhan perusahaan pelayaran pemilik kapal yang bersandar di pelabuhan Bakauheni sebutnya akan bekerjasama dengan petugas pengangkut sampah.

“Jumlah penumpang yang meningkat akan sangat berpengaruh pada volume sampah, jadi petugas perlu ditambah agar pembersihan cepat dilakukan,” sebutnya.

Kebersihan kapal sebut Yus Sondakh, jadi salah satu upaya untuk menjaga kenyamanan bagi penumpang. Menjaga kebersihan kapal dari sampah mencegah pencemaran laut.

Petugas yang ada di kapal sebutnya akan selalu mengingatkan penumpang untuk menjaga kebersihan. Penyiapan kotak sampah memadai di setiap kapal sekaligus jadi pencegah penumpang membuang sampah ke laut.

Lihat juga...