Libur Nataru, Polda Lampung Jamin Keamanan Jalur Mudik

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto menjamin keamanan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Saat meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan ia memastikan terjadi peningkatan jumlah pelaku perjalanan menuju ke Lampung hingga 20 persen dibanding kondisi normal.

Pada operasi libur Nataru Irjen Pol Purwadi Arianto menyebut Polda menyiagakan sekitar 3.300 personel gabungan. Sebanyak 3.300 personil gabungan tersebut dari sejumlah Polres dan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten. Sebanyak 1.800 personel Polri, gabungan TNI dan Satpol PP sebanyak 1.500 orang. Semua personel gabungan disiagakan pada sejumlah titik jalur mudik.

Sebanyak 56 posko siaga mudik Nataru disiapkan di bandara, pelabuhan dan terminal. Posko siaga mudik Nataru tersebut diantaranya 38 posko pengamanan, 14 posko pelayanan. Pusat posko terpadu libur Nataru disiagakan pada bandara Raden Intan, Pelabuhan Bakauheni dan Terminal Rajabasa, stasiun kereta api. Pelayanan kepada masyarakat dilakukan berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

“Polda Lampung telah melakukan pemantauan pada jalur mudik melalui udara,darat dan laut dengan kondisi cuaca didominasi hujan,angin kencang dan gelombang di lintasan Selat Sunda namun masih tetap aman harus tetap memperhatikan faktor keselamatan,” terang Irjen Pol Purwadi Arianto saat meninjau Pelabuhan Bakauheni, Kamis (24/12/2020).

Pelaku perjalanan yang akan menuju ke kampung halaman sebutnya wajib memperhatikan cuaca. Pada jalur laut sesuai dengan kondisi prakiraan cuaca BMKG sempat terjadi gelombang tinggi. Namun PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni telah menyediakan kapal berukuran besar. Cara tersebut bertujuan agar kapal tetap bisa melayani lintas Bakauheni-Merak dan sebaliknya.

Khusus bagi pelaku perjalanan menggunakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wajib memperhatikan kondisi jalan. Sebab kondisi jalan yang licin berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar wajib memperhatikan jarak pandang imbas penghujan.

“Jarak pandang terbatas imbas kabut saat penghujan diwaspadai dengan mengatur kecepatan berkendara, istirahat saat lelah di rest area,” cetusnya.

Pelaku perjalanan dengan menggunakan angkutan umum, kendaraan pribadi wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sejumlah pelaku perjalanan wajib memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan membawa penyanitasi tangan atau hand sanitizer. Pencegahan kerumunan wajib dilakukan oleh masyarakat yang bepergian cegah penyebaran Covid-19.

Polda Lampung sebutnya juga akan memberikan pengamanan pada tempat ibadah umat Kristiani saat perayaan Natal. Sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 sejumlah gereja di wilayah Lampung sebagian melakukan ibadah Natal secara virtual,hanya sebagian yang melakukan ibadah langsung. Meski tetap melakukan ibadah langsung pelaksanaan prokes wajib diterapkan.

“Setiap gereja wajib menyediakan tempat cuci tangan,tempat duduk yang dipisahkan dan hindari kerumunan setelah perayaan,” cetusnya.

Irjen Purwadi Arianto menyebut masyarakat wajib mematuhi maklumat Kapolri Nomor: Mak/XII/2020. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan  dalam pelaksanaan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat maklumat diberikan untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang mengundang kerumunan.

Sejumlah kegiatan dilarang digelar diantaranya kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta perayaan malam pergantian tahun. Sejumlah acara arak arakan,pawai dan karnaval serta penyalaan kembang api. Semua kegiatan tersebut dilarang untuk mencegah penyebaran Civid-19 yang secara nasional belum sepenuhnya terkendali.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menyebut arus kendaraan asal Jawa tujuan Sumatera terus mengalir. Memasuki masa libur Nataru ia menyebut fasilitas pelayanan bagi pemudik berupa bus, kereta api dan pesawat tersedia. Sejumlah fasilitas tersebut tetap dalam pengawasan dengan adanya posko pengamanan oleh personil gabungan.

“Antisipasi telah dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan saat arus mudik dan balik libur Nataru terutama di pintu masuk pelabuhan Bakauheni,” bebernya.

Selama melakukan perjalanan saat libur Nataru, Bambang Sumbogo menyebut pelaku perjalanan wajib memperhitungkan keselamatan. Sejumlah pelaku perjalanan dengan kendaraan umum sebutnya wajib menerapkan protokol kesehatan. Bagi pelaku perjalanan yang akan masuk Bandar Lampung wajib melakukan rapid test.

Lihat juga...