Lebaran CDN

Manfaatkan Panel Surya, Penuhi Kebutuhan Listrik Ramah Lingkungan

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Universitas Negeri Semarang (Unnes), berhasil meraih peringkat 6 dalam UI Green Metric World University Rankings 2020. Capaian tersebut berkat komitmen dan konsistensi terkait penghijauan lingkungan dengan menerapkan kebijakan, dan program ramah lingkungan berkelanjutan.

Salah satunya dengan penggunaan panel listrik matahari atau listrik tenaga surya, pada sejumlah gedung yang ada di kampus, yang terletak di kawasan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

“Tercatat sebanyak 278 panel surya, terpasang di tiga gedung, yakni gedung Rektorat dengan kapasitas 30,8 kilowatt peak (kWp), gedung TIK dengan 48,8 kWp dan gedung Kewirausahaan berkapasitas 18,2 kWP. Total seluruhnya mencapai 97,8 kWp,” papar Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Unnes, Setyo Yuwono saat ditemui di kampus Sekaran Gunungpati, Semarang, Rabu (23/12/2020).

Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Unnes, Setyo Yuwono saat ditemui di kampus Sekaran Gunungpati, Semarang, Rabu (23/12/2020). -Foto Arixc Ardana

Diterangkan, pemasangan tersebut sudah dilakukan sejak November 2019 lalu. “Selain menjadikan kampus hijau, dengan penggunaan teknologi terbarukan. Penggunaan panel surya ini, juga mampu menghemat penggunaan listrik dari PLN hingga 20 persen. Misalnya kebutuhan kita 100 kW, sebanyak 80 kW dari listrik PLN, sementara 20 kW dihasilkan dari panel surya,” lanjutnya.

Saat ini, pihaknya pun sudah menambah jumlah panel surya yang digunakan, untuk memenuhi kebutuhan listrik di gedung lainnya.

Selain itu, dapat upaya konservasi air, kampus Unnes juga memiliki embung, untuk menampung air hujan, yang nantinya bisa dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan. Misalnya untuk menyirami tanaman, dengan mobil tangki.

“Termasuk juga, penggunaan mobil listrik, sebagai kendaraan operasional kampus. Hal itu guna guna mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, sekaligus mengurangi dampak emisi yang ditimbulkan. Beragam upaya ini, menjadi cara Unnes dalam mewujudkan konservasi,” terangnya.

Sementara, Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman menandaskan, pihaknya terus berkomitmen dalam konservasi lingkungan dan budaya.

“Selain penghijauan yang sudah kita lakukan, termasuk kampus hijau dengan pemanfaatan listrik tenaga surya di gedung-gedung yang ada di lingkungan Unnes, saat ini kita juga akan berbenah pada sarana transportasi kampus, pengelolaan limbah dan sampah, dan pendidikan karakter mahasiswa,” paparnya.

Terlebih dengan raihan dalam UI Green Metric World University Rankings 2020, mendorong pihaknya untuk terus meningkatkan visi kampus sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Semangat konservasi ini, juga terus kita tanamkan kepada para mahasiswa baru. Harapannya mereka pun akan menjadi duta konservasi, di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Lihat juga...