Masa Jabatan Plt Wali Kota Medan Selesai 17 Februari 2021

Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution (kanan) – Foto Ant

MEDAN – Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, setelah putusan inkrah pengadilan tindak pidana korupsi terhadap Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin, berakhir 17 Februari 2021.

“Kalau Pak Akhyar, masa jabatannya kurang lebih dua bulan. Apakah bisa dilantik atau tidak menjadi wali kota definitif, kami belum tahu,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan, Alida, di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (14/12/2020).

Ia mengatakan, peristiwa yang dialami oleh Akhyar Nasution, mirip seperti pergantian posisi Rahudman Harahap ke Tengku Dzulmi Eldin, dari jabatan Plt Wali Kota Medan menuju orang nomor satu di Pemerintah Kota Medan pada Juni 2014. Tetapi ketika itu, sisa masa jabatan yang diemban oleh Tengku Dzulmi Eldin masih 18 bulan. Sehingga beliau dilantik menjadi Wali Kota Medan definitif, usai putusan inkrah pengadilan tindak pidana korupsi terhadap Rahudman Harahap.

Wanita yang akrab disapa Uni itu menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum juga menerima salinan putusan dari pengadilan tindak pidana korupsi, dan surat keputusan pemberhentian Tengku Dzulmi Eldin dari jabatan Wali Kota Medan. “Kalau ada usulan, kita banmus-kan (badan musyawarah) setelah ada kajian dari Pemkot Medan. Nanti, kita sampai ke paripurna. Sejauh ini yang kami terima hanya surat cuti Pak Akhyar ketika ikut kampanye, dan itu telah berakhir,” ujar Uni.

Lihat juga...