Meski Stok Minyak Mentah AS Meningkat Drastis Namun Harga Relatif Stabil

NEW YORK — Harga minyak menetap sedikit berubah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan lonjakan stok minyak mentah AS yang tidak terduga terhadap optimisme bahwa peluncuran cepat vaksin virus corona akan memicu pemulihan permintaan minyak global.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari naik tipis dua sen, menjadi menetap di 48,86 dolar AS per barel. Sebaliknya, minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari sedikit melemah delapan sen atau 0,2 persen, menjadi ditutup di 45,52 dolar AS per barel.

Harga-harga turun satu persen di awal sesi saat data menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 15,2 juta barel menjadi 503,2 juta barel pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA), dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 1,4 juta barel.

Impor bersih minyak mentah AS naik 2,7 juta barel per hari pekan lalu, kenaikan terbesar dalam catatan, ketika ekspor anjlok.

Namun, munculnya inokulasi massal di Inggris dan prospek Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui vaksin virus corona di Amerika Serikat mendorong pasar lebih tinggi menyusul laporan tersebut.

Lihat juga...