Minuman Bunga Telang Segar Disajikan Saat Dingin

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Tanaman bunga telang dengan dominasi warna biru gelap kombinasi putih dan kuning kerap tumbuh liar di pekarangan. Herli, warga Teluk Betung, Bandar Lampung menanam bunga tersebut sebagai penghias halaman. Meski hanya dianggap liar, manfaat yang disajikan dalam wujud minuman kekinian mulai disukai.

Herli bilang, bunga dengan nama latin Clitoria ternatea itu semula tidak dimanfaatkan olehnya. Saat kelopak bunga mekar, ia hanya membiarkannya rontok. Setelah mengetahui bisa diolah menjadi minuman dengan khasiat bagi tubuh, ia memetik dan disimpan pada lemari pendingin sebelum diolah agar tidak kering.

Si biru gelap yang cantik saat dipandang sebutnya diyakini memiliki kandungan antioksidan jenis antosianin. Khasiatnya berfungsi menangkal radikal bebas sehingga sel sel tubuh tetap stabil.

“Awalnya saya belajar dari tetangga yang terlebih dahulu mengolah bunga telang melalui proses pengeringan serta perebusan, rasanya saat menjadi minuman aneh, namun dengan campuran madu dan jeruk lemon yang disajikan segar, cocok jadi minuman kekinian,” terang Herli saat ditemui Cendana News, Sabtu (19/12/2020).

Herli bilang, selain disimpan dalam lemari pendingin, bunga telang juga bisa dikeringkan menyerupai teh sehingga bisa diseduh. Warna khas biru gelap saat disajikan menjadi minuman, bisa berubah menjadi ungu oleh pengaruh perasan jeruk lemon. Tambahan jeruk lemon sekaligus menghilangkan rasa hambar pada rasa asli bunga telang.

Kandungan vitamin C pada bunga telang sebut Herli menjadikan minuman tersebut naik kelas. Pada masa pandemi Covid-19 asupan minuman untuk meningkatkan stamina tubuh bisa diperoleh dari bunga telang. Sebagai minuman yang mudah dicerna,olahan bunga telang diyakini membantu menyegarkan saluran pernapasan dan menjaga saluran pencernaan.

Salah satu ibu rumah tangga di Teluk Betung, Bandar Lampung, Herli memetik bunga telang untuk pembuatan minuman menyegarkan dan menyehatkan, Sabtu (19/12/2020). Foto: Henk Widi

Pecinta minuman bunga telang lainnya, Suster Gertrudis CB, kerap mengolahnya dalam jumlah banyak. Setiap hari ia menyiapkan sekitar satu liter bunga telang yang diminum setelah makan. Proses pengolahan bunga telang dilakukan dengan dua cara sebagai teh dan langsung direbus setelah dipetik. Menjaga stok bunga terutama saat musim penghujan berpotensi rontok, ia menyimpan dalam lemari pendingin.

“Setelah disimpan dalam lemari pendingin sebagian bisa dikeringkan melalui proses penjemuran atau memakai oven,” bebernya.

Bunga telang yang kering terbentuk menjadi teh akan mudah diseduh saat dibutuhkan. Suster Gertrudis yang merupakan biarawati Carolus Borromeus menyebut menyajikan minuman bunga telang untuk tamu di rumah khalwat yang dikelolanya. Sajian minuman bunga telang sebutnya bisa jadi pengganti minuman sirup yang dibuat melalui proses pengawetan.

Menghilangkan kesan rasa hambar saat penyajian minuman bunga telang bisa dicampur gula dan madu. Suster Gertrudis memilih menyimpan minuman bunga telang dalam wadah khusus yang didinginkan. Saat penyajian tambahan es batu dan perasan jeruk lemon akan semakin menambah kesegaran. Selain menyegarkan minuman bunga telang memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh.

Lihat juga...