Museum Nasional Korea Manfaatkan Teknologi ‘Virtual Reality’

JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak pada keberlangsungan museum, tak hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia, begitu pun Museum Nasional Korea yang ikonis.

Sejak musim semi dan musim panas tahun ini, sebagian besar museum di Korea tidak beroperasi. Menurut data statisik, jumlah pengunjung museum dalam negeri mengalami penurunan hampir 10 persen dibanding tahun lalu.

Dalam progam yang diselenggarakan oleh Korean Culture and Information Service (KOCIS), kurator Museum Nasional Korea, Chang Eun-jeong, mengatakan banyak museum di Korea yang mulai mengadaptasi cara berkomunikasi baru dengan pengunjung, salah satunya dengan memanfaatkan penggunaan teknologi digital.

Museum Nasional Korea pun membuat ruang pameran online yang berisi barang-barang yang pernah dipamerkan sebelumnya. Pameran ini memungkinkan pengunjung yang berasal dari luar negeri dapat menikmati koleksi yang ada di museum tersebut.

“Pameran ini dapat ditemukan pada homepage museum menggunakan Virtual Reality (VR). Video ini direkam secara 360˚, sehingga dapat berputar melihat bagian dalam ruang pameran virtual yang dibuat persis dengan pameran sebenarnya, dan dibuat agar pengunjung dapat melihat barang dan materi-materi yang dipamerkan,” kata Chang Eun-jeong, Jumat (18/12/2020).

Chang Eun-jeong mengatakan, pihaknya telah membuat video dengan resolusi tinggi sehingga dapat dinikmati secara detail, baik gambar, video atau pun penjelasan mengenai keterangan barang pameran.

Lihat juga...