Lebaran CDN

Natal, 32 Napi di Lapas Tarakan Dapat Remisi

TARAKAN  – Sebanyak 32 narapidana beragama Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan, Kalimantan Utara, mendapatkan pengurangan masa tahanan (remisi) pada Natal 2020.

“Narapidana yang menerima remisi adalah mereka yang telah memenuhi syarat substantif dan administrasi,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Yosef B. Yembise di Tarakan, Jumat.

Sebelumnya, pihaknya mengajukan usulan remisi untuk 83 warga bina pemasyarakatan (WBP). Namun, yang mendapatkannya sebanyak 32 napi.

Sejumlah narapidana, lanjut dia, berhak mendapatkan Remisi Khusus (RK1) dari potongan masa pidana 15 hari hingga 2 bulan.

Ia menyebutkan, warga binaan penerima remisi tersebut meliputi WBP tindak pidana non-PP Nomor 28 Tahun 2006 dan PP No. 99/2012 sebanyak 19 orang, sedangkan WBP tindak pidana Pasal 34 Ayat (1) PP No. 99/2012 sebanyak 13 orang.

Pembacaan surat keputusan (SK) remisi disampaikan langsung oleh Kasi Binadik Muchrin didampingi Kasubsi Registrasi Lanuli.

Selain pemberian remisi, mereka menjalani ibadah Natal di Gereja Oikumene Lapas Kelas IIA Tarakan.

Menurut dia, ada yang berbeda pada perayaan Natal kali ini karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

Kendati secara daring, ibadah Natal tetap berjalan khidmat dan penuh sukacita.

“Tema Natal kali ini ialah Imanuel. Ini merupakan kado Natal bagi kami umat kristiani di mana pun berada,” kata Yosef.

Kalapas melanjutkan, “Dalam keadaan apa pun, jangan pernah lupa bahwa Tuhan selalu menyertai kita semua.”

Terkait dengan pemberian remisi Natal, dia berpesan kepada napi untuk mempergunakan nikmat ini sebaik mungkin agar terus mendukung program pembinaan lapas.

Bagi warga binaan yang belum mendapatkan remisi, lanjut dia, agar tetap berdoa dan terus berharap kepada Tuhan. (Ant)

Lihat juga...