Omzet Pedagang Pasar Prawirotaman Naik 50 Persen dalam Sepekan

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Sejumlah pedagang pasar tradisional Prawirotaman Yogyakarta mengaku mengalami kenaikan omzet signifikan pasca menempati bangunan pasar baru yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp67 miliar lebih. 

Pasar tradisional Prawirotaman yang terletak di Jalan Parangtritis Yogyakarta, direvitalisasi secara total sejak tahun 2019 lalu. Kini pasar rakyat ini memiliki 5 lantai  dengan kapasitas 629 los/kios, lengkap dengan lift, eskalator, instalasi pemadam kebakaran, penangkal petir, pengelolaan sanitasi dan air bersih, hingga jaringan Wi-Fi.

Salah seorang pedagang pasar Prawirotaman, Sri Widodo (50), Selasa (22/12/2020). -Foto Jatmika H Kusmargana

Salah seorang pedagang pasar Prawirotaman, Sri Widodo (50) mengaku mengalami kenaikan omzet mencapai 50 persen lebih pasca seminggu berjualan di pasar baru. Hal itu disebabkan karena kondisi bangunan pasar saat ini yang lebih bersih, tertata, rapi dan nyaman bagi pengunjung.

“Alhamdulillah seminggu berjualan sudah langsung ramai. Apalagi saat hari Minggu. Pengunjung akan memenuhi pasar. Otomatis omzet juga naik. Ya meningkat sekitar 50 persen, jika dibandingkan dengan lokasi sebelumnya di pasar sementara,” kata Sri asal Bantul, Selasa (22/12/2020).

Pedagang sembako serta aneka bumbu dapur ini berharap agar situasi positif ini bisa terus berlanjut seterusnya. Meskipun ukuran lapak dan kios yang ia tempati mengalami penyusutan dari sebelumnya. Yakni dari semula 18 x 1,5 meter menjadi 12 x 1,5 meter saja.

Sementara itu pedagang pasar lainnya, Siti (40) mengaku belum berani menentukan ramai atau tidaknya pembeli setelah seminggu menempati bangunan pasar baru pasca revitalisasi. Hal itu disebabkan karena menurutnya, masih banyak pengunjung yang datang ke pasar lebih karena penasaran pada hasil revitalisasi.

“Kalau sekarang belum bisa dilihat. Karena kan baru buka seminggu. Para pedagang masih banyak yang menyesuaikan dengan kondisi baru. Begitu juga pembeli. Banyak pelanggan saya yang belum apal dengan lokasi saya berjualan. Kemungkinan 1 bulan baru bisa terlihat,” katanya.

Sementara itu bagi pengunjung pasar sendiri, revitalisasi pasar tradisional Prawirotaman ini jelas memberikan rasa nyaman. Reni (35) salah seorang pengunjung asal Yogyakarta mengaku senang melihat hasil revitalisasi pasar yang terletak di pusat kota Yogyakarta bagian selatan ini.

“Setelah dibangun, hasilnya bagus sekali. Jadi tambah bersih, rapi dan tertata. Apalagi sekarang ada sarana lift dan eskalator nya. Jadi betah berbelanja. Kalau dulu kan kumuh dan ruwet. Mau parkir saja susah. Sekarang tempat parkir sangat luas dan berada di bawah tanah (basement),” ungkapnya.

Lihat juga...