Paket Stimulus AS Dorong IHSG Berpeluang Menguat

Ilustrasi - Sejumlah pengunjung duduk berlatar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (ANTARA)

JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa berpeluang menguat masih didorong sentimen ditandatanganinya paket stimulus di Amerika Serikat. IHSG dibuka menguat 19,17 poin atau 0,31 persen ke posisi 6.112,72. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,84 poin atau 0,61 persen ke posisi 961,73.

“Secara sentimen, pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat didukung optimisme pasar terhadap paket stimulus AS. Dari dalam negeri, aksi profit taking masih akan membayangi pergerakan indeks,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, dalam laporan yang dikutip di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Bursa AS Senin (28/12) kemarin, ditutup menguat setelah Presiden Donald Trump mundur dari ancaman sebelumnya dan menandatangani paket bantuan virus Corona. Selain itu, DPR juga mendukung proposal presiden untuk meningkatkan pemeriksaan stimulus menjadi 2.000 dolar AS dari 600 dolar AS, yang menciptakan dilema politik bagi Senat Partai Republik.

Dengan demikian, investor menyambut baik paket bantuan AS, memulihkan beberapa optimisme yang mendorong saham global ke rekor bulan ini bahkan ketika pandemi meningkat.

Bursa Eropa mayoritas ditutup di zona positif, setelah poundsterling berfluktuasi karena Inggris meraih kesepakatan perdagangan Brexit bersejarah dengan Uni Eropa.

Dari komoditas, harga minyak WTI naik 0,5 persen di tengah optimisme pasar akibat paket stimulus, dan menjelang pasokan baru dari OPEC+. Harga batu bara juga terpantau naik lebih dari satu persen.

Selanjutnya, investor masih akan terfokus pada kebijakan pemerintah untuk tahun 2021 mengenai pembatasan WNA hingga vaksinasi serta implikasi dari pergerakan ekuitas global di akhir tahun.

Indonesia baru saja melakukan tindakan cepat menutup akses WNA mulai awal 2021, untuk menahan penyebaran mutasi baru dari Covid-19 yang mulai ramai di Eropa.

Perdagangan masih terlihat cukup optimis meskipun dua hari menjelang penutupan 2021, investor akan dihantui kekhawatiran melambatnya frekuensi trading.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei, menguat 409,84 poin atau 1,53 persen ke 27.263,87, indeks Hang Seng naik 194,74 poin atau 0,74 persen ke 26.509,37, dan indeks Straits Times meningkat 2,52 atau 0,09 persen ke 2.842,66. (Ant)

Lihat juga...