Pandemi Dorong Peningkatan Program ‘Minggu Pagi’ di Mekarsari

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Dorongan masyarakat untuk hidup sehat, menimbulkan peningkatan peminat program Minggu Pagi. Tercatat, jumlah peminat program Minggu Pagi naik hingga 3-4 kali lipat jumlahnya jika dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Marketing Communication Taman Buah Mekarsari Firman Setiawan menyatakan kondisi pandemi mendorong masyarakat untuk memilih aktivitas yang berkaitan dengan kesehatan, yang pada program Minggu Pagi para pengunjung bisa bersepeda atau jogging antara pukul 05.30 hingga 07.30 WIB dengan harga tiket masuk (HTM) Rp10 ribu.

“Jadi pertimbangannya, olahraga outdoor itu lebih sehat. Karena tidak berada dalam ruangan dan tidak menakutkan adanya kerumunan. Ini terlihat dari jumlah peminat program Minggu Pagi menjadi meningkat 3-4 kali lipat dari sebelumnya,” kata Firman saat ditemui di Family Garden Taman Buah Mekarsari, Bogor, Minggu (13/12/2020).

Ia menyatakan, masyarakat yang menerapkan pola hidup sehat melihat kondisi terbuka dan udara yang segar di Taman Buah Mekarsari merupakan alternatif untuk bisa berolahraga di lingkungan terbuka.

“Respon masyarakat cukup baik. Mereka bisa olahraga tanpa takut harus berkerumun dengan orang lain. Dan di Mekarsari juga disiapkan fasilitas protokol kesehatan. Jadi ya pertimbangannya aman dan nyaman,” ucapnya.

Dan bukan hanya program Minggu Pagi yang memungkinkan pengunjung berolahraga, program Garden Drive Thruu juga mengalami peningkatan.

“Dengan menggunakan mobil, mereka bisa menelusuri Mekarsari dan turun di spot-spot tertentu. Tapi kan tidak berkerumun dan fasilitas mencuci tangan tersedia di semua spot tersebut,” urainya.

Firman mengakui, bahwa program edukasi reguler yang biasa diikuti oleh lembaga pendidikan atau instansi memang tidak ada. Karena program pemerintah yang mengharuskan belajar dan bekerja dari rumah.

“Yang masih ada itu hanya grup dari perumahan, ya sekitar 30 orang, setiap grupnya. Dan tidak setiap saat ada. Kalau grup sekolah, misalnya, selain anaknya kan ada orangtuanya juga. Serta, dalam seminggu bisa banyak grup,” paparnya.

Selain program, Firman menyebutkan, selama pandemi penjualan online Mekarsari juga mengalami peningkatan.

“Semenjak pandemi, di mana terjadi penurunan traffic pengunjung, sektor penjualan online menjadi sumber pemasukan lainnya. Selain yang dimiliki oleh Mekarsari sendiri, kami juga bekerja sama dengan beberapa e-commerce untuk menyalurkan buah dan bibit. Ada juga telur dari peternakan Mekarsari,” paparnya.

Selly, salah seorang pengunjung yang mengikuti program Minggu Pagi menyatakan bahwa dirinya menyukai area Taman Buah Mekarsari.

“Aman aja bersepeda di sini. Gak ada mobil, gak takut ama motor. Udaranya juga segar,” ujarnya.

Dan tentunya, pilihan bersepeda pagi di Taman Buah Mekarsari karena ingin berwisata dengan keluarganya.

“Ya bosen di rumah aja. Jadi kita pilih di Mekarsari. Karena lihat programnya di salah satu sosmed,” pungkasnya.

Lihat juga...