Pandemi, Penjualan Buah Pisang di Kawasan Tembalang Meningkat

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Di tengah pandemi Covid-19, penjualan buah pisang justru naik. Hal ini berbanding lurus dengan permintaan masyarakat, yang juga meningkat.

Hal tersebut disampaikan Nurhadi, penjual buah pisang di kawasan Tembalang Semarang.

“Selama pandemi memang ada peningkatan penjualan. Meski pada awal-awal penjualan pisang juga ikut terimbas,” paparnya saat ditemui di sela berjualan, Selasa (8/12/2020).

Lebih jauh dipaparkan, peningkatan penjualan tersebut, diperkirakan karena keinginan masyarakat yang ingin meningkatkan imun tubuh, di tengah pandemi Covid-19.

“Buah pisang dipercaya, mampu meningkatkan imun tubuh. Jadi mungkin itu, buah ini banyak yang mencari,” jelasnya lagi.

Dipaparkan, ada beragam jenis buah pisang yang ditawarkan. Mulai pisang ambon, raja, kepok pipit, tanduk hingga pisang mas.

“Jika mau dikonsumsi langsung, pilihannya bisa pisang ambon, raja atau mas. Sementara jika untuk digoreng atau direbus, lebih cocok dengan pisang kepok pipit atau tanduk,” terangnya.

Dari sisi harga, pun bervariatif. Tergantung jenis dan ukuran, namun rata-rata harga mulai dari 10 ribu – 45 ribu per sisir. “Kecuali pisang tanduk, saya jual Rp 4 ribu per buah. Tidak per sisir, karena ukurannya yang cukup besar,” jelas Nurhadi.

Sementara dari sisi penjualan, dalam sehari rata-rata mampu menjual 15 – 20 sisir pisang dari berbagai jenis. “Namun yang paling sering dicari pembeli yakni pisang ambon, kepok pipit dan raja,” tandasnya.

Sementara, salah seorang pembeli Ernawati, mengaku kerap membeli pisang, untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga.

“Kebetulan anak-anak saya, gemar memakan pisang. Jadi buah ini selalu tersedia di rumah. Selain enak, juga banyak mengandung gizi dan mineral,” terangnya.

Terkait pilihan, ibu tiga anak tersebut, lebih memilih pisang ambon atau raja, sebab bisa langsung dikonsumsi.

“Dua jenis pisang tersebut sudah enak. Jadi bisa langsung dimakan, tanpa digoreng atau direbus dahulu,” pungkasnya.

Lihat juga...