Papua Barat Tanggung Iuran 80 Ribu Peserta BPJamsostek

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat, Mince Watu, memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di Manokwari, Kamis (10/12/2020) – Foto Ant

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat, menanggung pembayaran iuran sekira 80 ribu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Mereka yang dibantu berasal dari kelompok pekerja rentan yang ada di provinsi tersebut.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat, Mince Watu menjelaskan, saat ini baru Pemprov Papua Barat, Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Sorong, yang menanggung pembayaran iuran peserta BPJamsostek bagi pekerja rentan. Bahkan di Raja Ampat saat ini sudah memasuki tahun ke tiga.

“Di Raja Ampat 20 ribu pekerja rentan iurannya ditanggung pemerintah daerah, dan sekarang sudah memasuki tahun ke tiga, Kabupaten Sorong kurang lebih 5 ribu pekerja dan Pemprov Papua Barat hari ini 52.317 pekerja,” katanya, di Manokwari, Kamis (10/12/2020).

Sudah ada beberapa kabupaten dan kota di Papua Barat yang memiliki peraturan daerah, tentang perlindungan pekerja rentan, Di antaranya Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Kota Sorong serta Fakfak. Kabupaten Manokwari, Kaimana dan Tambrow sedang dalam proses. Pihaknya menginginkan 100 persen pekerja rentan di provinsi tersebut mendapat perlindungan. Koordinasi akan terus dilakukan dengan pemerintah daerah. Untuk menjaga kepatuhan penanggung iuran pihaknya bekerjasama dengan Kejaksaan.

Lihat juga...