Para Pedagang Antusias Berjualan di Pasar Prawirotaman

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Sejumlah pedagang menyambut positif revitalisasi pasar tradisional Prawirotaman, Kota  Yogyakarta, yang telah rampung sejak beberapa waktu terakhir. Setelah menunggu hampir satu tahun lamanya, mereka akhirnya bisa menempati bangunan pasar baru tersebut pekan ini. 

Menelan dana mencapai Rp67 miliar lebih, revitalisasi pasar tradisional Prawirotaman dilakukan secara menyeluruh. Mengusung konsep Green Building, pasar dibangun 5 lantai dengan kapasitas sekitar 619 kios/los.

Lantai paling bawah (basement) didesain untuk pasar tradisional berupa 4 los dan parkiran berkapasitas sekitar 385 unit motor dan 8 mobil. Lantai I untuk 13 kios, dan 185 los khusus penjual ikan, lantai II untuk 265 los pedagang sayur, bumbu dan sembako. Lantai III untuk 152 los pedagang buah, jajan pasar, pakaian dan aksesoris. Sementara lantai IV akan dimanfaatkan untuk co-working space.

Sejumlah pedagang menyiapkan barang dagangan di gedung baru pasar tradisional Prawirotaman, Kota Yogyakarta, yang telah selesai direvitalisasi, Selasa (15/12/2020). –Foto: Jatmika H Kusmargana

Selain telah dilengkapi instalasi proteksi kebakaran, lift, eskalator, instalasi penangkal petir, genset, hingga pengelolaan sanitasi dan air bersih, pasar tradisional Prawirotaman juga akan menjadi satu-satunya pasar tradisional di Yogyakarta yang telah dilengkapi jaringan wifi. Termasuk proses pembayaran secara digital.

Salah seorang pedagang pasar Prawirotaman, Sarjilah, mengaku antusias untuk segera memulai berjualan di pasar ini. Selain lebih aman, bersih, tertata, dan tidak kumuh, pasar juga dinilai akan mampu mendongkrak jumlah pengunjung. Termasuk para wisatawan lokal maupun mancanegara yang banyak terdapat di sekitar lokasi.

“Hari ini mulai pindahan. Saat ini kita sedang menata barang dagangan. Paling besok sudah bisa dipakai berualan. Ya, mudah-mudahan bisa lebih ramai dari sebelumnya. Karena bagaimana pun, yang diharapkan pedagang, ya bisa laku. Kalaupun pasarnya bagus bersih, tapi kalau sepi ya sama saja,” ungkapnya, Selasa (15/12/2020).

Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Dewi. Pedagang daging yang menempati lantai 3 ini mengaku senang dengan hasil revitalisasi. Mengingat, pasar telah didesain dengan sangat baik. Ia pun berharap agar revitalisasi ini bisa menjadikan pasar tradisional Prawirotaman lebih ramai dari sebelumnya.

“Sekarang enak, karena tiap los pedagang ada wastafelnya. Jadi, lebih bersih dan higienis. Meskipun penempatan los tidak diundi sesuai kesepakatan. Sehingga lebih menguntungkan pedagang yang berada di sisi pinggir dekat pintu masuk,” katanya.

Lihat juga...