Paramedis Terinfeksi COVID-19, Dua dari Tiga Rumah Sakit di Merauke Ditutup Sementara

Data penanganan COVID-19 di Kabupaten Merauke hingga Kamis (24/12/2020) – Foto Ant

JAYAPURA – Dua dari tiga rumah sakit yang ada di di Merauke, Papua, tutup sementara. Hal itu dilakukan setelah paramedis rumah sakit terinfeksi virus corona jenis baru tersebut.

“Memang benar dua dari tiga rumah sakit yang ada di Merauke ditutup sementara, karena paramedisnya terpapar COVID-19,” kata Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Merauke, dr Neville Maskita, Sabtu (26/12/2020).

Selain itu, layanan yang ditutup adalah UGD RSAL Merauke. Saat ini fasilitas tersebut sedang disterilisasi, setelah menerima pasien positif COVID-19, yang diketahui kemudian meninggal di ruangan tersebut. “Walaupun tutup, namun ada unit tertentu yang tetap melayani, seperti di RSUD dan RSAL,” kata dr. Neville.

Direktur RSUD Merauke, dr. Yenny Mahuse, secara terpisah menyebut, rumah sakit-nya ditutup sejak Kamis (24/12/2020). Penutupan dilakukan hingga 4 Januari 2021 mendatang. Penutupan itu disebabkan adanya peningkatan kasus COVID-19, dan beberapa tenaga kesehatan terpapar, sehingga mengalami kekurangan tenaga. “Untuk pelayanan umum RSUD Merauke hingga tanggal 4 Januari, ” jelas dr Yenny,

Untuk pelayanan pasien COVID-19 dan beberapa pelayanan yang tidak ada di RSAL dan RSBP tetap dilayani seperti biasa, seperti ICU, PICU, NICU, R. Infeksi, VK dan perinatalogi.  Di Merauke, terdapat tiga rumah sakit yakni RSUD Merauke, RS Bunda Pengharapan dan RS TNI-AL. Belum diketahui, penutupan RS Bunda Pengharapan Merauke hingga kapan berlangsung. Hingga Kamis (24/12/2020) tercatat ada 327 orang positif COVID-19 di daerah tersebut, dan 73 orang di antaranya dirawat dan tiga orang meninggal. (Ant)

Lihat juga...