Pariaman Xtreme Adventure 2020 Diramaikan 200 Offroader

Wakil Wali Kota Pariaman, Sumbar, Mardison Mahyuddin, melepas Pariaman Xtreme Offroad Adventure 2020 di Pariaman, Sabtu (12/12/2020) – Foto Ant

PARIAMAN – Sebanyak 200 offroader, dari berbagai provinsi di Sumatera, mengikuti Pariaman Xtreme Offroad Adventure 2020 yang digelar di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut digelar untuk mendukung konsep wisata olahraga di daerah itu. “Ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan di Pariaman, tentu tidak saja sebagai ajang silaturahmi namun juga wisata olahraga,” kata Ketua Panitia Pariaman Xtreme Affroad Adventure 2020, Harpen Agus Bulyandi, usai pelepasan peserta kegiatan tersebut di Pariaman, Sabtu (12/12/2020).

Pariaman Xtreme Offroad tersebut, rencananya juga diikuti peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand. Namun karena pandemi COVID-19, peserta yang hadir hanya dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar, Riau, dan Jambi.

Pada kegiatan tersebut, para peserta akan menjajal lintasan offroad di Kota Pariaman, dan sejumlah lokasi di Kabupaten Padang Pariaman, dengan jenis lintasan ekstrim dan standar. “Ini sifatnya bukan lomba, namun ada hadiahnya dengan acara diundi. Peserta harus melintasi lima pos yang kami buat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut digelar dengan dana sekira Rp200 juta, yang menurutnya akan memberikan keuntungan kepada daerah dengan jumlah lebih besar dari dana yang dikeluarkan. “Asumsumsinya begini, jika saja masing-masing mobil mengeluarkan uang Rp5 juta selama dua hari pelaksanaan, maka ada sekira Rp1 miliar uang yang tersebar di Pariaman,” jelasnya.

Menurutnya hal tersebut dapat membantu ekonomi masyarakat Pariaman yang terdampak akibat pandemi COVID-19. Meskipun kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan peserta, namun pihaknya menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran COVID-19.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut, karena dapat menambah potensi wisata olahraga yang dikembangkan di daerahnya. “Tentu ini juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...