PCNU Banyumas Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ketua PCNU Kabupaten Banyumas, H Sabar Munanto di Purwokerto, Jumat (11/12/2020).(FOTO : Herniana E.Effendi)

PURWOKERTO — Perkembangan Covid-19 yang sudah sampai taraf mengkhawatirkan, menggerakan jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas untuk turun melakukan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi.

Ketua PCNU Kabupaten Banyumas, H Sabar Munanto mengatakan, Covid-19 adalah masalah bersama dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun tim gugus tugas Covid-19 saja. Dalam kondisi yang sudah tak terkendali seperti sekarang ini, semua pihak harus mengambil peran aktif dan menjadi garda terdepan dalam upaya pecegahan.

“Dalam konteks klaster, covid-19 juga sudah menyebar ke semua lini, siapapun berpotensi untuk terkena, sehingga sudah menjadi masalah bersama dan harus dihadapi bersama-sama,” pesannya, Jumat (11/12/2020).

Menurutnya, kader NU harus menjadi garda terdepan dalam sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19. Jajaran pengurus pada 27 kecamatan serta 330 desa dan kelurahan, diminta untuk aktif mensosialiasikan gerakan memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan menjaga jarak.

Dalam baliho besar yang dipasang PCNU juga terdapat ajakan untuk mewaspadai Covid-19. Pesan disampaikan dengan menggunakan bahasa Jawa ngapak supaya lebih mengena di masyarakat. “Ayuh sedulur aja nganggo karepe dewek, wisuh sing sering, sregep nganggo masker, jaga jarak, aja rubungan (red, Ayo saudara jangan semaunya sendiri, cuci tangan sesering mungkin, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, jangan berkerumun)”, demikian yang tertulis di baliho.

Sabar Munanto juga mengingatkan, bahwa Covid-19 bukan aib, sehingga stigma-stigma negatif harus dihindari. Mengingat, fakta dilapangan seringkali Covid-19 menjadi fitnah yang berujung pada stigma-stigma negatif.

“Mari jadikan kegiatan mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan sebagai gaya hidup baru warga NU di tengah pandemi Covid-19,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Ta’lif wa Nasyr PCNU Banyumas, Rujito mengatakan, pihaknya juga melakukan gerakan sosialisasi digital melalui berbagai media, seperti whatshap maupun media sosial. Seluruh jajaran pengurus sampai ke tingkat desa, diminta untuk menyebarkan pesan-pesan protokol kesehatan ke masyarakat luas.

“Ajakan untuk penerapan protokol kesehatan sebisa mungkin kita sampaikan sebanyak-banyaknya kepada masyarakat, minimal melalui pesan berantai di HP,” tuturnya.

Lihat juga...