Pemkab Lebak Kembali Lanjutkan Kebijakan PSBB

Sebuah mobil melintas di depan tanda pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Raya Balearjosari, Malang, Jawa Timur, Minggu (17/5/2020). Pemerintah resmi PSBB untuk Malang Raya yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu mulai 17 Mei 2020 sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19. (ANTARA)

LEBAK – Pemkab Lebak, kembali melanjutkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan untuk tahap keempat, dimulai pada 21 Desember 2020, berlaku hingga 4 Januari 2021.

Semuanya diklaim untuk mengendalikan pandemi COVID-19. “Kami berharap, melalui PSBB itu dapat menurunkan kasus COVID-19,” kata Bupati Lebak, Iti Octavia, Senin (21/12/2020).

PSBB diperpanjang, setelah ada keputusan PSBB seluruh wilayah Provinsi Banten, yang lebih dulu ditetapkan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim. Pemberlakuan PSBB tahap keempat tersebut sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Banten, sehubungan kasus COVID-19 di daerah cukup meningkat.

Bupati Lebak, Iti Octavia – foto Ant

Penerapan PSBB itu meliputi tujuh kegiatan, antara lain pendidikan, keagamaan, sosial dan budaya, ekonomi dan perdagangan, tempat kerja, fasilitas umum serta perhubungan. “Kami tentu akan membatasi kegiatan masyarakat selama PSBB untuk mencegah penyebaran Corona,” jelasnya.

Bupati mengatakan, untuk mengendalikan kasus COVID-19, masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak merayakan pergantian Tahun Baru untuk menghindari kerumunan.

Kerumunan, sangat berpotensi menularkan penyebaran Virus Corona. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemilik kafe dan warung, agar pada malam pergantian Tahun Baru, tidak melakukan kegiatan yang banyak mengundang massa banyak guna mengendalikan COVID-19. Begitu juga umat Nasrani yang merayakan Natal, agar melaksanakan ibadah Misa dibatasi dengan maksimal 30 jamaah. “Kami minta petugas pengawas COVID-19 selama PSBB agar diperketat prokes dan 3M serta kerumunan,” tandasnya.

Berdasarkan data terbaru, pasien COVID-19 yang terkonfirmasi positif sampai Minggu (20/12/2020) tercatat sebanyak 644 orang. Dengan 364 orang diantaranya sembuh, 261 orang menjalani isolasi dan dirawat RSUD Banten serta 19 orang dilaporkan meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...