Pemkab Mukomuko Izinkan Sekolah Tatap Muka

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mulai 2021 memperbolehkan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di daerahnya melaksanakan belajar tatap muka saat pandemi Covid-19.

“Kami sudah edarkan surat ke semua sekolah terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah, mengacu surat keputusan bersama tiga menteri. Intinya semua sekolah di daerah ini diperbolehkan melaksanakan belajar tatap muka,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Ruslan di Mukomuko.

Ia menyatakan, pemerintah memperbolehkan sekolah melaksanakan belajar tatap muka dengan izin dari orang tua siswa, kemudian orang tua membuat surat pernyataan tentang persetujuan belajar tatap muka.

Surat pernyataan tentang persetujuan belajar tatap muka ini bagi orang tua siswa yang mampu saja. Bagi orang tua siswa yang tidak mampu tidak dipaksakan harus belajar tatap muka.

Tidak hanya persetujuan dari orang tua siswa, termasuk juga persetujuan dari guru dan kesiapan mereka untuk melaksanakan belajar tatap muka, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Belajar tatap muka pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini tidak “full” belajar, dan sesuai dengan protokol kesehatan belajar tatap muka tidak boleh lebih dari dua jam.

Kemudian jumlah siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka tidak boleh lebih dari 10 siswa per kelas, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di daerah ini siap menerapkan belajar tatap muka saat pandemi Covid-19.

Mayoritas sekolah dasar hingga menengah pertama telah menyiapkan alat pencegahan Covid-19 seperti alat pemeriksa suhu tubuh, tempat cuci tangan dan sabun dan masker untuk siswanya.

Semua sekolah di daerah ini menggunakan sebagian dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang khusus untuk penunjang pendidikan, untuk membeli berbagai alat pencegahan Covid-19 itu.

“Sekolah telah membeli masker untuk siswanya, dan menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, dan mereka juga mengatur jarak tempat duduk bagi siswanya guna mencegah penularan Covid-19,” katanya. (Ant)

Lihat juga...