Pemkab Penajam Paser Utara Tutup 11 Objek Wisata

Tim gabungan menutup akses jalan ke Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Sabtu (26/12/2020) untuk menekan penyebaran COVID-19 – Foto Ant

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), bekerja sama dengan pihak terkait, mulai Sabtu (26/12/2020) menutup 11 objek wisata. Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Hari ini, kami bersama tim gabungan datang ke lokasi untuk melakukan penutupan sekaligus memasang spanduk bahwa lokasi tersebut ditutup sementara,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Mardjani, Sabtu (26/12/2020).

Didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila, Mardjani menyebut, sebanyak 11 objek wisata yang ditutup adalah Pantai Nipah-Nipah, Pantai Amal, Wisata Mangrove Kampung Baru, Pantai Tanjung Jumlai, Pantai Pejala, Pantai Tanjung Tengah. Kemudian Objek Wisata Waru Tua di Kelurahan Waru, Penangkaran Rusa Api-Api, Pantai Gelora Api-Api, Wisata Kampung Babulu Laut, dan Objek Wisata Mangrove Mentawir.

Penutupan sejumlah tempat wisata dilakukan, seiring adanya Surat Edaran Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM), Nomor: 300.1/298/Pem, 22 Desember, tentang Pengamanan dan Penyelenggaraan Protokol Kesehatan dalam rangka Libur Natal dan Tahun Baru 2021. “Adapun jadwal penutupan sementara sesuai yang disebutkan dalam surat edaran adalah mulai tanggal 24 Desember hingga 31 Desember 2020, kemudian untuk tahun depan adalah tutup pada 1-3 Januari,” jelasnya.

Surat edaran ditujukan kepada sejumlah pihak terkait, seperti pelaku usaha atau pengelola maupun penanggung jawab tempat hiburan, tempat wisata, maupun fasilitas umum. Penutupan tempat hiburan dan tempat wisata dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19. Hal itu dikarenakan, akhir-akhir ini jumlah yang positif terpapar cenderung naik, akibat warga mulai kurang patuh terhadap protokol kesehatan. (Ant)

Lihat juga...