Pemprov Kalsel Dorong Pengembangan Ternak Sapi

Ilustrasi -Dok: CDN

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong swasta untuk mengembangkan sektor peternakan  dalam upaya mendukung program swasembada sapi 2022.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi, mengatakan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, telah menetapkan Kalsel swasembada sapi pada 2022, sehingga perlu upaya seluruh pihak untuk mendukung pencapaian tersebut.

Beberapa upaya yang kini telah dilakukan antara lain integrasi program sawit-sapi, yaitu memanfaatkan perkebunan sawit sebagai pengembangan sapi dengan biaya murah.

Melalui integrasi sawit-sapi tersebut, keterbatasan pakan dapat dipenuhi dari pengelolaan limbah sawit, dengan memanfaatkan pelepah sawit sebagai pakan sapi dan limbah sapi (kotoran) sebagai pupuk tanaman sawit.

Hanya saja, tambah dia, untuk mengembangkan prorgam tersebut tidak mungkin bisa dipenuhi dari dana APBN maupun ABD.

“Maka, kami mengajak perusahaan swasta untuk mengembangkan program tersebut, sehingga target Kalsel swasembada sapi bisa terpenuhi,” katanya.

Saat ini, kebutuhan sapi Kalsel masih dipenuhi dari berbagai daerah, seperti dari Bali, Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya.

Menurut Suparmi, harga sapi yang didatangkan dari luar daerah, lebih murah dibandingkan harga sapi yang dikembangkan di daerah.

Lihat juga...