Penasihat Biden Tegaskan tak Ada Pesta Natal

Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden, -Ant/Reuters

OHIO – Seorang penasihat virus Corona terkemuka untuk Presiden terpilih, Joe Biden, menyampaikan pesan liburan yang keras kepada orang Amerika, bahwa tidak ada pesta Natal dan memperingatkan mereka menghadapi pengepungan Covid-19 selama beberapa minggu mendatang, meskipun ada langkah terbaru menuju persetujuan pemerintah AS atas vaksin.

“Minimal tiga hingga enam minggu ke depan adalah minggu Covid kami,” kata Dr. Michael Osterholm, anggota dewan penasihat virus Corona Biden.

“Ini tidak akan berakhir setelah itu, tapi itu adalah periode sekarang di mana kita bisa mengalami lonjakan kasus Covid-19.”

Osterholm menekankan, perlunya beberapa bulan sebelum negara itu memiliki ketersediaan vaksin yang meluas.

Panel penasihat luar untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, memilih untuk merekomendasikan otorisasi penggunaan darurat dari vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan mitranya di Jerman, BioNTech SE.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS diharapkan memberikan persetujuan dalam beberapa hari, membuka jalan bagi kampanye inokulasi massal yang tak tertandingi dalam sejarah AS, yang akan diluncurkan paling cepat minggu depan. Panel penasihat akan meninjau vaksin ke dua dari Moderna Inc minggu depan.

Namun demikian, Osterholm mengatakan sejumlah besar vaksin tidak akan tersedia untuk umum sebelum Maret atau April. Petugas kesehatan dan penghuni panti jompo kemungkinan besar akan divaksinasi untuk tahap pertama.

Peringatan Osterholm itu datang ketika beban kasus Covid-19 melonjak lebih tinggi, membebani sistem perawatan kesehatan di kota-kota kecil di seluruh negeri, dan menyebabkan unit perawatan intensif di ratusan rumah sakit mendekati kapasitas.

Dia mendesak orang Amerika untuk melakukan yang terbaik untuk memperlambat penularan, dengan membatasi interaksi sosial untuk anggota keluarga terdekat mereka, dan yang terpenting, “Tidak ada pesta Natal.”

“Tidak ada pesta Natal yang aman di negara ini sekarang,” katanya.

Jumlah Kematian Harian

Lihat juga...