Pengelola Terminal Tirtonadi Surakarta Cek Kesehatan Kru Bus

SOLO — Pengelola Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi Surakarta, Jawa Tengah, menggelar cek kelaikan armada dan kesehatan kru bus untuk meningkatkan keselamatan transportasi darat penerapan protokol kesehatan dalam rangka liburan Natal dan Tahun Baru 2020, di Terminal Tirtonadi Solo, Kamis.

Petugas Pengelola Terminal Tirtonadi Surakarta yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Polresta setempat selain melakukan pengecekan kelaikan armada bus khususnya Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) saat masuk terminal, juga memeriksa kesehatan kru bus guna meningkatkan keselamatan transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Koordinator Terminal Penumpang Tipe A Tirtanadi Surakarta Joko Sutriyanto kegiatan tahun ini, lebih pengetatan pengawasan keselamatan armada termasuk kru bus, dan pencegahan penyebaran COVID-19 yang diutamakan khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2021,

“Masyarakat yang masuk kategori pemudik atau dari luar kota luar provinsi harus ada pengetatan, kontrol penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan wajib diperlakukan di terminal ini,” kata Joko Sutriyanto.

Pihaknya bersama Pemerintah Daerah Kota Surakarta sepakat harus ada pengetatan khususnya protokol kesehatan di terminal, dan sudah dilakukan hingga sekarang.

Petugas terminal pemeriksaan cek kendaraan kelaikan dan layak jalan transportasi sudah dilakukan secara rutin, tetapi mendekati Natal dan Tahun Baru 2021 ini, fokus menekankan keselamatan lebih dioptimalkan, serta keselamatan orang pencegahan COVID-19.

“Kami jadikan pencegahan dalam mempersempit penyebaran COVID-19 di Kota Solo,” kata Joko Sutriyanto.

Menurut dia, fungsi terminal memang salah satunya melaksanakan cek kendaraan termasuk kru armada khususnya jurusan AKAP.

Petugas selain memeriksa kondisi armada juga kesehatan kru bus dengan menggandeng DKK Surakarta, Polresta Surakarta khususnya mengantisipasi narkoba. “Armada semua harus sehat, dan operator juga sehat,” katanya.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak swasta yang akan memfasilitasi untuk melakukan tes cepat untuk emergensi penumpang tujuan ke antar provinsi (AKAP).

Pada kegiatan cek kesehatan kru armada bus, kata dia, pemeriksaan kesehatan umum antara lain cek tekanan darah, gula darah, cek keseimbangan, dan tes urine untuk narkoba.

Pihaknya selama dua hari ini, kata dia, sudah memeriksa sekitar 200 lebih kru bus khususnya AKAP. Dari 200 orang kru bus baik sopir, kondektur dan kernet belum ada yang mengarah ke COVID-19, dan semuanya memenuhi persyaratan membawa kendaraan atau layak jalan. (Ant)

Lihat juga...