Pensiunan ini Penuhi Kebutuhan Harian dengan Maksimalkan Pekarangan Terbatas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Lahan pertanian terbatas tidak halangi warga untuk menanam komoditas pertanian. Sukiman, warga Desa Totoharjo menyebut membudidayakan tanaman pertanian dan budidaya ikan pada lahan pekarangan. Potensi alam lahan di lereng Gunung Rajabasa, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan jadi peluang untuk bertani.

Pasokan air dari Gunung Rajabasa sebut Sukiman memungkinkan ia bisa bercocok tanam sepanjang musim. Jenis komoditas pertanian yang dibudidayakan berupa singkong, talas, pepaya, singkong, pisang, turi hingga tanaman bumbu jenis laos, kunyit, kencur dan bawang daun serta kolam ikan.

Sukiman menerapkan konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sejak puluhan tahun silam. Ia juga menerapkan zero waste system dengan pemanfaatan tanaman pertanian untuk pakan ikan. Selanjutnya air untuk budidaya ikan dipergunakan untuk penyiraman tamanan.

“Lahan pekarangan yang saya miliki berbentuk miring sehingga dibuat berundak karena ada pada lahan kaki Gunung Rajabasa, namun saya olah berpetak untuk penanaman jenis tanaman pertanian yang bisa dipanen bertahap untuk kebutuhan harian,” terang Sukiman saat ditemui Cendana News, Senin (14/12/2020)

Pengurangan limbah pertanian bisa diminimalisir olehnya dengan menjadikan sejumlah daun sebagai pakan ikan. Kolam seluas 20 meter persegi terbuat dari bata dan semen jadi lokasi budidaya ikan nila, emas dan gurame. Ikan yang bisa diberi pakan daun talas, daun singkong tersebut juga diberi pakan pelet.

Lihat juga...