Percasi Kota Bekasi Juara Umum Kejurda Catur 2020 Secara Online

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bekasi, keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur  secara online 2020 dengan mengumpulkan lima medali emas tiga perak dan dua perunggu di kelas perorangan.

Sementara di kelas beregu berhasil memboyong satu emas dua perak. Begitupun lainnya, atlet Percasi Kota Bekasi mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik, kategori senior laki-laki atas nama Gerald dan perempuan juara dua pemain terbaik catur atas nama Catur Lowisa.

Tahun ini peserta Kejurda Catur secara online diikuti 25 kota/kabupaten se-Jabar. Kota Bogor ditunjuk sebagai tuan rumah dalam kejuaraan yang digelar secara online pertama kalinya tersebut.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan pelatihan yang diberikan selama pandemi Covid-19, atlet catur Kota Bekasi muncul sebagai juara umum dalam Kejurda se-Jabar, menyisihkan 25 daerah lainnya,” kata Hadi Sunaryo, kepada Cendana News, Jumat (4/12/2020).

Hadi Sunaryo, Ketua Percasi Kota Bekasi, mengaku optimis Porda 2022 atlet Percasi, akan memperoleh emas untuk daerah, Jumat (4/12/2020). -Foto: M. Amin

Dikatakan kejuaraan tersebut digelar selama satu minggu melalui online dan baru diumumkan kemarin, Kota Bekasi muncul sebagai juara umum dalam Kejurda di Kota Bogor. Besok, jelasnya akan ke Bandung membawa atlet dalam menyambut piala Kejurda Catur secara online 2020.

Percasi Kota Bekasi mengikutikan 28 atlet binaannya, di mana setiap pertandingan seluruh peserta di awasi dengan empat CCTV sebagai pengawas bentuk sportivitas.

Menurutnya, atlet catur yang tergabung dalam beberapa club binaan Percasi Kota Bekasi, selama pandemi Covid-19 secara rutin terus mengikuti pelatihan yang bekerja sama langsung dengan Sekolah Catur Utut Adianto (Secua).

“Muncul Kota Bekasi sebagai juara umum dalam Kejurda Catur secara online 2020, menjadi amunisi optimisme bagi atlet Percasi Kota Bekasi menyongsong Porda 2022,” ungkap advokat di Kota Bekasi ini.

Dia berharap atlet Percasi Kota Bekasi terus mengasah kemampuan sebagai persiapan menjelang pra porda 2021. Karena di Porda 2022 nanti, lawannya lebih tinggi yakni grand master sekelas juara internasional.

“Kita Optimis bisa mendapat perolehan emas di Porda 2022, tapi tentunya terbatas mengingat lawannya di Porda nanti levelnya lebih tinggi terkadang ada daerah menyewa grand master (GM),” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Mas Hadi, menyebut kerinduan pencinta catut di masa pandemi cukup tinggi. Hal tersebut terlihat saat Percasi Kota Bekasi seminggu lalu menggelar kejuaraan piala Wali Kota Bekasi secara tatap muka.

“Saat kejuaraan catur piala bergilir Wali Kota Bekasi terbuka tersebut  antusias pencinta catur cukup tinggi. Pesertanya sampai 350 orang, berasal dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari Papua, dan Kalimantan Timur,” tegasnya mengaku itu perdana selama pandemi catur tatap muka digelar.

Padahal imbuhnya uang pembinaan yang disediakan Percasi Kota Bekasi tidak sebanding dengan ongkos transportasi mereka. Hanya Rp4 jutaan berikut piala tetap dan bergilir. Muncul sebagai juara peserta dari Kalimantan Timur.

Lihat juga...