Pergerakan Tanah Sebabkan 18 Rumah Warga di Garut rusak

GARUT — Sebanyak 18 rumah dilaporkan rusak berat akibat bencana pergerakan tanah yang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akibatnya seluruh warga harus mengungsi ke tempat aman untuk menghindari bahaya.

“Berdasarkan laporan 18 rumah rusak berat,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman kepada wartawan di Garut, Senin.

Ia menuturkan bencana pergerakan tanah melanda permukiman warga di Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, menyebabkan banyak rumah warga rusak seperti retak-retak pada bagian dinding rumah.

Menurut dia, kondisi tanah di daerah itu labil sehingga warga yang tinggal di sana harus dievakuasi ke tempat aman dari bahaya bencana pergerakan tanah.

“Kondisi tanah tidak memungkinkan, makanya harus ada relokasi, dan itu perlu dipersiapkan,” katanya.

Lihat juga...