Lebaran CDN

Pesan Natal, Uskup Ajak Umat Katolik Putus Mata Rantai Covid-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Uskup Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono mengajak umat Katolik mengambil peran penting dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pesan tersebut juga disampaikan pemimpin umat Katolik seluruh Lampung yang menekankan semangat Natal tahun 2020. Gereja Katolik sebutnya menyemangati pesan “Mereka Akan Menamakan Dia Immanuel, Allah Beserta Kita!”.

Mgr.Yohanes Harun Yuwono, uskup Keuskupan Tanjung Karang saat memberikan pesan Natal secara live streaming, Kamis (24/12/2020). Foto: Henk Widi

Semangat Natal tahun ini sebutnya mengambil Injil Matius 1:23. Semangat Immanuel merupakan perwujudan Allah yang maharahim tidak pernah absen dari kehidupan manusia. Di tengah suasana pandemi Covid-19 yang belum berakhir, bahkan Allah tidak pernah meninggalkan manusia dalam situasi kehidupan apapun.

Bapa uskup bilang dalam suasana seperti saat ini ia mengajak umat untuk meyakini bahwa Allah selalu hadir di tengah manusia. Sebagai anak bangsa yang hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah yang dilakukan dengan mendorong agar ikut bekerja memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tanpa pandang bulu umat ikut menolong yang terdampak.

“Sembari terus berusaha menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis, beradap di tanah air yang kita cintai ini,sangat baik pada hari raya Natal dan Tahun Baru akan sangat baik tidak melakukan open house melainkan mari kita lakukan kegiatan yang positif untuk pencegahan Covid-19,” terang Mgr Yohanes Harun Yuwono dalam pesan Natal secara virtual di Tanjung Karang, Kamis (24/12/2020).

Kegiatan positif tersebut ungkap Mgr Yohanes Harun Yuwono dengan menaikkan martabat manusia. Selain itu umat Katolik diajak berkomitmen membangun persaudaraan sejati secara tuluz, jujur, adil, iklas, setia kawan tanpa apriori dan diskriminatif dengan semangat Bhineka Tunggal Ika. Sebab tanah air yang dicintai akan terbangun dengan tidak membeda bedakan orang.

Sebagai bentuk upaya pencegahan Covid-19,keuskupan Tanjung Karang pada sejumlah gereja meniadakan perayaan ekaristi Natal. Sejumlah perayaan Natal 2020 disiarkan secara live streaming oleh Komunikasi Sosial (Komsos) di Katedral Kristus Raja, Tanjung Karang. Pelaksanaan malam Natal disiarkan via Youtube mulai pukul 19.00 WIB. Paginya, Jumat 25 Desember 2020 hari raya Natal disiarkan juga secara live streaming.

“Bagi gereja yang melakukan misa Natal dalam zona hijau tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat hanya bagi umat setempat,” tegasnya.

Sementara itu Paroki Ratu Damai, Teluk Betung, Bandar Lampung memastikan hanya menggelar misa Natal secara virtual. Apolonius Basuki, pastor paroki Gereja Ratu Damai menyebut untuk kenyamanan perayaan misa Natal dilakukan sterilisasi area gereja. Personel jihandak bom dari Gegana Polda Lampung telah melakukan pemeriksaan pada sejumlah area gereja.

“Gereja Ratu Damai hanya menggelar misa Natal virtual tanpa dihadiri umat seperti kondisi normal, sebagian ikut misa dari rumah,” terangnya.

Bagi umat Katolik yang akan mengikuti misa Natal telah dilakukan pembatasan. Sistem absensi telah dilakukan bagi umat paroki Ratu Damai untuk menghindari kapasitas gedung gereja yang terbatas. Umat tetap akan mengikuti misa dari rumah secara virtual melalui Youtube tanpa mengurangi makna perayaan Natal dengan semangat Immanuel.

Persiapan Misa Natal yang dilakukan oleh umat Katolik stasi Santo Petrus dan Paulus Pasuruan. Dio, salah satu umat menyebut telah menyiapkan ornamen gua Natal sejak sepekan lalu. Pelaksanaan malam Natal sebutnya tetap dilakukan hanya dengan umat yang terbatas. Tanpa mengurangi semangat Natal dengan tema Immanuel pelaksanaan misa Natal tetap dijalankan dengan Prokes.

Lihat juga...