Polres Lamsel Antisipasi Puncak Arus Balik Tahun Baru

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan melakukan berbagai upaya, untuk mengantisipasi terjadinya arus balik tahun baru 2020-2021.

Kasatlantas Polres Lamsel, AKP Edwin Jaya, menyebut sebelumnya pelayanan arus balik libur Natal telah dilakukan tanpa adanya kejadian menonjol. Arus kendaraan roda empat, roda dua asal Sumatra ke Jawa dan sebaliknya dengan kapal ferry berjalan lancar.

Ia menjelaskan, Satlantas Polres Lamsel telah menyediakan posko keamanan dan posko layanan di sejumlah titik di ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) hingga pintu masuk pelabuhan Bakauheni. Antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan motor dan mobil di pintu masuk pelabuhan Bakauheni telah dilakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Langkah itu bertujuan memperlancar perjalanan masyarakat.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan ,AKP Edwin, di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Senin (28/12/2020). -Foto: Henk Widi

AKP Edwin Jaya menyebut, koordinasi dengan ASDP selaku penyedia layanan pelabuhan penyeberangan telah dilakukan. Penyiapan sejumlah loket tambahan untuk pemindaian (scan) tiket elektronik kendaraan disiapkan. Sebanyak 7 unit loket tiket kendaraan ditambah 4 unit di area dermaga satu. Enam unit loket di terminal eksekutif disediakan tetap tanpa ada tambahan.

“Penambahan loket tiket yang dilakukan oleh pihak ASDP sekaligus sosialisasi, agar pengguna jasa yang akan menyeberang menggunakan kapal telah membeli tiket memakai aplikasi, agar saat tiba di pelabuhan Bakauheni tidak harus mengantre di pintu masuk pelabuhan Bakauheni,” terang AKP Edwin Jaya, saat ditemui Cendana News di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Senin (28/12/2020).

Selain koordinasi dengan ASDP Indonesia Ferry, AKP Edwin Jaya bilang atensi dari Ditlantas Polda Lampung telah dilakukan. Di antaranya dengan pendataan manifest penumpang kapal dari Merak tujuan Bakauheni. Pendataan dilakukan agar antisipasi kepadatan di pintu keluar pelabuhan dan Jalinsum bisa dilakukan.

Sesuai prediksi, arus balik libur tahun baru 2021 akan terjadi pada 1 hingga 3 Januari 2021. Langkah rekayasa menghindari penumpukan kendaraan bagi calon penumpang wajib menyiapkan tiket elektronik. Pelayanan penjualan tiket oleh sejumlah vendor dan penyedia aplikasi Ferizy, akan mengurangi antrean. Personel Satlantas akan berjaga di titik Jalinsum menuju Bakauheni.

“Selama arus libur Nataru, arus kendaraan terpantau ramai lancar dan tidak ada kendala di pintu masuk pelabuhan,” terang AKP Edwin Jaya.

Antisipasi kendaraan yang akan menuju ke pelabuhan Bakauheni, ASDP Indonesia Ferry sebutnya menyiapkan fasilitas stopper. Fasilitas stopper disiapkan oleh pengelola penjualan tiket Ferizy dan petugas ASDP di rest area KM 20, Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Keberadaan stopper tersebut akan memudahkan pengguna jasa tiba di pelabuhan tanpa harus mengantre pembelian tiket.

Menghadapi puncak arus balik tahun baru, fasilitas keamanan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni disediakan. Fasilitas jalur penyelamat yang dibuat oleh ASDP tepat di dekat seaport interdiction, untuk kendaraan rem blong. Jalur penyelamat tersebut dibangun untuk antisipasi kendaraan yang berasal dari Jalan Tol Trans Sumatra. Pembuatan jalur penyelamat dilakukan meminimalisir angka kecelakaan.

Hasanudin, salah satu pengemudi kendaraan, menyebut aplikasi Ferizy sangat membantu. Pembelian tiket online memudahkannya untuk tiba di pelabuhan Bakauheni tepat waktu. Sesuai aturan, ia menyebut waktu check in di pelabuhan Bakauheni mulai 2 jam sebelum masuk jadwal masuk pelabuhan. Cukup menunjukkan dokumen e-ticket saat melakukan proses check in di pelabuhan.

“Saya lebih nyaman menggunakan sistem tiket online karena lebih memudahkan, karena bisa membeli dari rumah,” terangnya.

Sebelumnya, proses pembelian tiket dengan memakai sistem tiket manual lebih sulit. Selain harus tiba di pelabuhan lebih cepat untuk mendapat tiket, ia kerap terjebak macet. Kemacetan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni kerap berimbas jadwal keberangkatan terlambat.

Lihat juga...