Lebaran CDN

Potensi Covid-19 Masih Tersebar di Ruang Publik

Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. -Ant

BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengingatkan jika orang yang terpapar Covid-19 masih berpotensi tersebar di area ruang publik tanpa diketahui.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, mengatakan berdasarkan tes antigen yang dilaksanakan pihaknya secara acak di ruang publik, ada 12 orang yang dinyatakan positif.

“Artinya itu ada di sekitar kita, mereka lolos dari pemeriksaan suhu, jadi pesannya potensi penyebaran itu ada di sekitar kita,” kata Ahyani, di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (28/12/2020).

Sejak 24 Desember 2020, Dinkes Kota Bandung telah menggelar pemeriksaan tes antigen di Terminal Leuwipanjang, Bandung, kemudian di tiga hotel, dan di Kebun Binatang, Bandung. Sejauh ini, kata dia, sudah ada sekitar 432 orang yang sampelnya diambil untuk tes antigen.

Untuk pemeriksaan di terminal, tes antigen menyasar kepada para calon penumpang bis yang menuju ke Jakarta atau daerah lainnya yang mewajibkan melakukan tes tersebut.

Hasilnya, di terminal ada sembilan orang dinyatakan positif, sedangkan di Kebun Binatang ada tiga orang yang dinyatakan positif.

Setelah itu, 12 orang tersebut ia pastikan sudah ditindak lanjuti dengan isolasi dan diberikan surat pengantar kepada instansi kesehatan domisili masing-masing.

“Kemudian diberikan surat pengantar, harus melanjutkan PCR (tes usap), kalau dia dari luar kota kita kontak dinkesnya, kalau dari Kota Bandung kita kontak puskesmasnya untuk melakukan pelacakan,” kata Ahyani.

Untuk itu, Ahyani mengingatkan protokol kesehatan Covid-19 harus dilakukan secara ketat. Bahkan, kata dia, bila tidak ada kepentingan yang mendesak, masyarakat lebih baik berdiam di rumah masing-masing dengan tidak berpergian.

“Kasus Kota Bandung mayoritas orang tanpa gejala (OTG), itu sekitar 80 persen OTG dan usia muda 20-50, karena mereka beraktivitas, maka jangan pernah melupakan protokol kesehatan,” kata Ahyani. (Ant)

Lihat juga...