Puluhan UMKM di DIY Difasilitasi Mendirikan Badan Hukum oleh Kemenparekraf

Pejabat Kemenparekraf, didampingi wakil dari UNS dan Ikatan Notaris Indonesia, secara simbolis menyerahkan akta Perseroan Terbatas (PT) kepada pelaku salah satu UMKM DIY di Yogyakarta, Senin (28/12/2020) – foto Ant

YOGYAKARTA – Sebanyak 30 pelaku UMKM di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendapat fasilitasi pendirian badan hukum berupa Perseroan Terbatas dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Badan hukum menjadi upaya untuk memberikan legalitas atau jaminan hukum bagi pengusaha kecil tersebut. “Program fasilitasi pendaftaran pendirian badan hukum ini sangat strategis dan penting di tengah upaya kita yang sesuai arahan Presiden untuk menggerakkan atau meningkatkan perekonomian,” kata Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fajar Utomo, di sela acara penyerahan akta PT kepada pelaku usaha di Yogyakarta, Senin (28/12/2020).

Selain untuk meningkatkan perekonomian, program fasilitasi dan pendaftaran pendirian badan hukum tersebut, juga sebagai upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan lapangan kerja dan mendukung dunia usaha untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. “Pergeseran dari ekonomi informal menjadi formal itu harus terus kita upayakan, karena penting bagi bangsa kita untuk meningkatkan produksi, mendorong munculnya para makers, karena itu yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan keberlanjutan peningkatan ekonomi kita,” jelasnya.

Dengan fasilitasi pendirian badan hukum bagi pelaku UMKM, harapannya bisa mendorong tumbuhnya wirausaha baru. Hal itu mempertimbangkan, jumlah wirausahawan di Tanah Air saat ini kurang dari tiga persen dari populasi.

Lihat juga...