Pupuk Indonesia Antisipasi Kelangkaan Pupuk Berbasis Teknologi

JAKARTA  – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengantisipasi kelangkaan pupuk bersubsidi melalui inovasi di bidang teknologi informasi bernama Distribution Planning and Control System (DPCS).

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal, mengatakan, teknologi ini mempermudah perseroan dalam melakukan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi antara satu daerah dengan daerah lain. Melalui sistem DPCS ini, BUMN industri pupuk dalam negeri ini dapat mengetahui kekurangan maupun kelebihan stok pupuk di setiap kabupaten.

“Sistem ‘Distribution Planning and Control System‘ ini adalah ‘tools‘ kami dalam mengetahui kekurangan atau kelebihan stok, sehingga mempermudah kami dalam melakukan pengambilan keputusan untuk realokasi,” kata Gusrizal dalam konferensi pers di Gedung Phonska Jakarta, Selasa.

Gusrizal menjelaskan, DPCS berupa sistem terintegrasi yang didesain untuk melakukan kontrol rantai pasok distribusi pupuk bersubsidi yang optimal dan aman sepanjang tahun dari pusat produksi sampai dengan lini IV.

Dengan fitur “early warning system“, perusahaan dapat mengetahui jika terjadi potensi kekurangan stok pupuk subsidi, sehingga kelangkaan pupuk di suatu daerah dapat diantisipasi.

Lihat juga...