Puskesmas Larangan Pamekasan Ditutup Lagi

Pengumuman penutupan Puskesmas Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (13/12/2020) – Foto Ant

PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menutup lagi layanan medis di Puskesmas Larangan. Penutupan dimulai 14 Desember 2020, dan akan berlangsung hingga 27 Desember 2020.

Penutupan dilakukan, karena ada karyawan yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru penyebab COVID-19. Sebelumnya, pada Juni 2020 lalu juga terjadi kasus yang sama “Untuk sementara, pelayanan dialihkan ke tiga puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Talang, Galis dan Puskesmas Kadur,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, Marsuki, Minggu (13/12/2020) petang.

Saat ini, Dinkes Pamekasan juga melakukan pelacakan langsung dengan warga yang terlibat kontak karyawan Puskesmas Larangan yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut. Sementara khusus untuk pelayanan rujukan rawat jalan ke rumah sakit, tetap ada dan dilakukan mulai Senin sampai dengan Kamis, pukul 07.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Pada Juni 2020, Dinkes Pamekasan juga pernah menutup Puskesmas Larangan, karena dua orang tenaga medisnya terkonfirmasi positif COVID-19. Waktu itu, konfirmasi positif didapatkan berdasarkan hasil uji laboratorium Kementerian Kesehatan.

Puskesmas Larangan, Kecamatan Larangan, Pamekasan merupakan puskesmas ketiga di Pamekasan yang ditutup akibat COVID-19. Puskesmas lain yang juga pernah ditutup adalah Puskesmas Teja dan Puskesmas Batumarmar.

Sementara itu, jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 hingga 13 Desember 2020 mencapai 546 orang. Dengan perincian 118 orang diisolasi, 383 orang sembuh dan sebanyak 45 orang lainnya meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...