Relawan KJK Maumere Didik Anak-anak Pedalaman Wairbukan

Editor: Koko Triarko

Lewat metode pembelajaran sekolah alam, pihaknya menargetkan anak-anak akan lebih percaya diri, kepekaaan sosialnya muncul, pandai dalam berkomunikasi serta dapat melatih motorik dan mencintai alam.

“Selain membentuk karakter lewat berbagai permainan dan cara pembelajaran, kita juga ingin mengajarkan ilmu pengetahuan. Relawan dari berbagai profesi diberikan ruang untuk mengajar sesuai ilmu yang dimiliki,” ungkapnya.

Remi menambahkan, relawan KJK Maumere tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar murid Wairbukan, dan metode pembelajarannya pun tidak sama dengan pendidikan di sekolah dasar yang diajari di sekolah PLK yang ada di kampung ini.

Relawan KJK Maumere lainnya, Yasinta Nenti Odang, mengatakan seminggu sekali ditargetkan para relawan akan mengajar sejak pagi hingga sore di wilayah terpencil ini.

Nenti menyebutkan, pihaknya pun pernah mengadakan camping atau berkemah bersama anak-anak sekolah di alam terbuka di wilayah kampung tersebut. Dengan kegiatan tersebut, anak-anak diajari disiplin, percaya diri, berani serta mandiri.

“Sesudah berkemah, anak-anak diajari pelajaran dengan memanfaatkan sarana belajar yang ada di alam. Misalnya, matematika untuk berhitung dipergunakan batu atau biji asam,” ungkapnya.

Nenti mengakui, setelah beberapa kali mengikuti pembelajaran, anak-anak sudah mulai percaya diri ketika diminta untuk memperkenalkan diri di depan umum serta menjadi ketua kelompok.

“Sekolah alam ini sebagai bentuk bakti sosial dari para relawan komunitas untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada anak-anak yang minim akses pendidikan, informasi apalagi teknologi,” ujarnya.

Lihat juga...