Reli Dakar 2021 Siap Taklukkan Ganasnya Gurun Pasir Arab Saudi

Pereli tim Mini, Stephane Peterhansel, dan co-drier, Paulo Fiuza, menjalani etape 11 Reli Dakar yang menempuh rute dari Shubaytah menuju Haradh, Arab Saudi pada 16 Januari 2020 silam – Foto Dok Ant

JAKARTA – Kurang dari satu pekan lagi, jika tak ada aral melintang di tahun yang masih terganjal pandemi, Reli Dakar bakal kembali mencoba menaklukan ganasnya bentang gurun dan bukit pasir Arab Saudi. Reli dijadwalkan berlangsung dari 3 hingga 15 Januari 2021.

Di tahun keduanya digelar di Semenanjung Arab, ajang reli ketahanan paling tangguh di dunia itu akan menyajikan eksplorasi lanskap yang sama, namun dengan rute yang sama sekali berbeda dari tahun lalu. Jeddah, bakal menjadi titik start dan finis bagi para peserta yang bakal menempuh jarak total 7.646km, termasuk 4.767km special stage (SS), yang terbagi ke dalam 12 etape.

Sesi pemeriksaan atau scrutineering kendaraan kompetitor, berlangsung pada 1-2 Januari di Jeddah, sebelum sesi prolog sejauh 11 km di kota terbesar kedua di Arab Saudi itu, untuk menentukan posisi start etape pembuka.

Setelah hari jeda di Ha’il, Etape maraton akan menguji manajemen peralatan dan kualitas daya tahan kompetitor di awal pekan ke-dua reli. Dan di tiga hari terakhir, mereka akan bergerak menyusuri rute di sekitar Laut Merah. “Dari etape ke etape, dan seringkali di etape yang sama, pemandangan indah di wilayah itu membuat kami terpesona dan kagum. Akan Tetapi, Arab Saudi mengungkapkan, hanya sebagian kecil dari misterinya, dan meninggalkan banyak kejutan untuk edisi berikutnya pada Januari 2021,” kata CEO Dakar, David Castera.

Dakar 2021, akan menghadirkan nostalgia bagi para fan dengan meluncurkan kategori Dakar Classic, yang digelar berbarengan dengan ajang utama. Sejumlah kendaraan klasik seperti Renault 20, Lada Niva, Toyota Celica, Land Rover Defender dan Porsche 959, yang turun di Dakar atau ajang reli besar lainnya sebelum tahun 2000 akan diuji konsistensinya.

Meski pandemi virus corona masih menghantui, sedikitnya 555 kompetitor, 54 di antaranya turun di Dakar Classic, telah terdaftar di reli Dakar yang memasuki tahun ke-43 penyelenggaraan. Laman resmi Dakar merilis, di tahun ini total terdapat 321 kendaraan yang terdiri dari 108 sepeda motor roda dua, 21 quadbike, 70 mobil, 54 kendaraan ringan (purwarupa dan SSV), 42 truk, dan 26 kendaraan Dakar Classic.

Sebanyak 16 pereli putri, juga bakal turut meramaikan kompetisi yang diikuti peserta dari 49 negara. Panitia tahun ini fokus untuk mengurangi kecepatan kendaraan, untuk membuat reli lebih aman dan lebih menekankan teknik mengendarai dan juga ketrampilan navigasi.

Lihat juga...