Ribuan Warga DCML Madura Sejahtera Bersama Yayasan Damandiri

Editor: Makmun Hidayat

CILACAP — Sejak tahun 2017, Yayasan Damandiri sudah menorehkan banyak bantuan untuk warga Kabupaten Cilacap. Diawali dengan program Tabur Puja yang memberikan angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan hingga kini, sudah ribuan warga yang merasakan manfaat program-program dari yayasan yang didirikan HM Soeharto tersebut.

Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura menjadi kepanjangan tangan yayasan dalam meluncurkan berbagai program pemberdayaan masyarakat serta bantuan sosial.

Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Heri Puji Santoso mengatakan, di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, ada 513 rumah tidak layak huni yang mendapat bantuan dari Yayasan Damandiri. Awalnya, bantuan bedah rumah diberikan untuk 10 rumah yang dinilai masuk kategori keluarga pra sejahtera. Satu rumah mendapatkan bantuan Rp 25 juta, dengan peruntukan Rp 20 juta untuk pembangunan rumah, Rp 2.500.000 untuk pembangunan warung sebagai tempat usaha dan Rp 2.500.000 untuk modal usaha.

“Setelah bedah rumah selesai dilaksanakan, turun lagi bantuan lantainisasi yang juga untuk keluarga pra sejahtera. Bantuan ini turun dalam tiga tahap, tahap pertama 72 rumah, kedua 78 rumah dan terakhir bulan Agustus 2019 lalu, sebanyak 20 rumah, sehingga total ada 220 unit rumah yang mendapat bantuan lantainisasi dari yayasan,” jelasnya, Rabu (30/12/2020).

Dalam waktu yang bersamaan, pihak yayasan juga memberikan bantuan program jambanisasi. Tahap pertama diberikan bantuan untuk 100 rumah dan tahap kedua ada 183 rumah yang mendapatkan bantuan jambanisasi. Sehingga untuk jambanisasi total ada 283 rumah yang diberikan bantuan.

Salah satu penerima bantuan bedah rumah, Aan Darwati, Dusun Margasari, Desa Madura mengatakan, sebelum mendapat bantuan rehab rumah dari Yayasan Damandiri, rumahnya masih berlantai tanah dan dinding rumah dari anyaman bambu. Sekarang rumahnya sudah berdinding kokoh dan berlantai.Tak hanya itu, ia juga sekarang memiliki warung yang penuh dengan barang dagangan.

“Dulu saya berjualan sayuran seperti kangkung, bayam dan lainnya. Kalau tidak laku, keesokan harinya sayuran tersebut saya masak dan dijual matang, sebab jika tidak dimasak sayuran layu. Berkat bantuan Yayasan Damandiri, sekarang saya sudah mempunyai warung kelontong di rumah,” kata ibu dua anak ini.

Tak hanya bantuan untuk rumah hunian yang diberikan, pihak yayasan juga memberikan perhatian terhadap anak-anak dengan membangun  sekolah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembangunan sekolah PAUD dilakukan pada tahun 2017-2018 dengan anggaran Rp 50 juta.

Lihat juga...