Satpol PP Semarang Masih Dapati Pedagang dan Pembeli Tak Bermasker

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Hal serupa juga terjadi pada Rohmat, pedagang kelapa parut di pasar Wonodri tersebut, juga kedapatan tidak memakai masker saat melayani pembeli. Dirinya pun langsung di data oleh petugas.

“Saya bawa masker, namun masih di tas. Tadi buru-buru, karena istri yang biasanya jaga sedang pergi, jadi kelupaan,” akunya.

Sementara, Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwanto memaparkan, pihaknya menggelar razia di empat titik pasar tradisional yakni di Karangayu, Wonodri, Peterongan dan pasar Bulu.

“Dari hasil razia ini, kita masih menemukan pedagang maupun pembeli yang tidak memakai masker. Mereka langsung kita data, khusus untuk pedagang, sudah kita peringatkan, jika mereka kembali tidak memakai masker, lapak mereka bisa kami tutup sementara karena melanggar prokes,” terangnya.

Pihaknya berharap penerapan prokes tersebut bisa dipatuhi oleh seluruh pedagang dan pembeli. “Kita tidak ingin kembali muncul klaster covid-19 dari pasar tradisional, seperti beberapa waktu lalu. Sebab jika sampai muncul, pasar akan ditutup sementara. Jika hal tersebut terjadi, yang rugi kita semua. Pedagang, pembeli, pemerintah juga dirugikan,” pungkasnya.

Lihat juga...