Sebagian Wilayah Cilacap Kembali Dilanda Banjir

CILACAP — Hujan lebat yang turun sejak Minggu (13/12) siang menyebabkan sebagian wilayah Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, kembali dilanda banjir, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari UPT (Unit Pelaksana Teknis) BPBD Wilayah Sidareja, tinggi genangan air di wilayah Sidareja dan sekitarnya pagi ini berkisar 10 sampai 80 centimeter,” katanya di Cilacap, Senin.

Selain mengakibatkan permukiman warga tergenang, kata dia, banjir menyebabkan lalu lintas kendaraan di jalan utama yang menghubungkan Sidareja dan Gandrungmangu tersendat karena ada beberapa titik jalan yang tergenang setinggi 20 sampai 30 centimeter.

“Kalau cuacanya cerah dan air bisa masuk ke sungai, biasanya genangan airnya cepat surut karena banjir di Sidareja juga disebabkan oleh limpasan dari sungai,” katanya.

Menurut dia, BPBD terus memantau banjir yang melanda wilayah Sidareja serta kecamatan yang lain mengingat cuaca mendung dan hujan bisa kembali turun.

BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan bantuan makanan dan non-makanan bagi warga yang harus mengungsi karena banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Heru Kurniawan mengatakan, banjir yang melanda wilayah Sidareja dan sekitarnya selain disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, juga diakibatkan oleh pendangkalan di sungai dan tanggul yang jebol.

Menurut data sementara, ia mengatakan, banjir yang melanda Kecamatan Sidareja berdampak pada 400 keluarga di Desa Sidareja dan memaksa 37 keluarga yang terdiri atas 114 orang mengungsi.

Banjir juga berdampak pada 350 keluarga di Desa Gunungreja, 150 keluarga di Desa Tinggarjaya, 200 keluarga di Desa Sidamulya, 150 keluarga di Desa Tegalsari, dan 220 keluarga di Desa Sudagaran.

Menurut Heru, ada sembilan keluarga yang terdiri atas 24 orang yang mengungsi akibat banjir di Desa Sudagaran.

Selain itu, ia mengatakan, banjir melanda wilayah Kecamatan Kedungreja dan berdampak pada 100 keluarga di Bumireja, tempat genangan air di area permukiman berkisar 20 sampai 30 centimeter.

Lihat juga...