Sekjen MPR: Generasi Muda Penting Miliki Jiwa Nasionalisme

JAKARTA — Sekretaris Jenderal MPR Ma’ruf Cahyono menilai generasi muda penting memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh karena bangsa Indonesia butuh pemuda dengan rasa kecintaan tinggi kepada negaranya untuk mengisi kemerdekaan.

“Sebab menjaga, merawat dan menyuburkan nasionalisme oleh setiap warga negara itu menjadi sesuatu yang memang harus dan pasti,” kata Ma’ruf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/12/2020).

Hal tersebut disampaikannya saat hadir secara virtual dalam acara Webinar Wawasan Kebangsaan yang digelar Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed (KEMA FH Unsoed) 2020, dari Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/12).

Dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada generasi muda para mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (FH Unsoed) yang memiliki inisiatif luar biasa karena masih memiliki kesadaran untuk memikirkan dan membahas bersama seputar kebangsaan dan nasionalisme.

Ma’ruf menjelaskan terkait definisi bangsa dan nasionalisme serta hubungannya dengan negara, bangsa ada terlebih dahulu sebelum negara.

‘Karena adanya kesamaan kehendak dan tujuan, maka negara hadir. Dalam peristiwa sejarah sumpah pemuda tahun 1928, para pemuda dari berbagai daerah melakukan ikrar fenomenal bersama antara lain satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air,” ujarnya.

Hal itu menurut dia artinya jauh sebelum Indonesia merdeka, bangsa sudah ada dan nasionalisme telah tumbuh subur, dan Sumpah Pemuda kemudian menjadi perwujudan dari persatuan serta kesatuan, yang merupakan ikatan emosional bangsa untuk dijadikan modal dalam membentuk satu negara.

Lihat juga...