Semangat RUU Pengeluaran AS Sebabkan Dolar Tergelincir

Mata uang dolar - ANTARA

NEW YORK – Dolar jatuh mendekati terendah dua tahun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), saat semangat disetujuinya RUU pengeluaran pemerintah AS yang besar dan langkah-langkah bantuan Covid-19, meningkat.

Sementara investor mengharapkan isyarat berkelanjutan kebijakan moneter longgar pada pertemuan terakhir Federal Reserve tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terakhir berada di 90,458, setelah turun ke level 90,419 pada Senin (14/12/2020), level yang tidak terlihat sejak April 2018.

Harapan bahwa anggota parlemen AS dapat menyetujui pengeluaran 1,4 triliun dolar dan kejelasan lebih lanjut tentang distribusi vaksin Covid-19, telah membangkitkan selera risiko investor, membuat mereka menjauh dari mata uang safe-haven.

Pimpinan puncak Kongres AS akan bertemu pada pukul 16.00 (2100 GMT) pada Selasa, ketika mereka berusaha untuk menyelesaikan RUU pendanaan pemerintah besar-besaran dan mengakhiri kebuntuan tentang bantuan virus Corona, dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin bergabung melalui telepon, ungkap kantor Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Demokrat Nancy Pelosi.

Meskipun infeksi Covid-19 mengkhawatirkan dan tingkat kematian di seluruh Eropa dan Amerika Serikat, kemajuan dalam peluncuran vaksin terus berlanjut. Vaksin Covid-19 Moderna Inc tampaknya ditetapkan untuk otorisasi regulator minggu ini.

Lihat juga...