Sembilan Ruas Jalan Ditutup Sementara, Jalur Trans Semarang Dialihkan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai hari ini, Kamis (31/12/2020) pukul 18.00 WIB, hingga 2 Januari 2021, menutup sementara sembilan ruas jalan utama. Penutupan ini sebagai upaya pencegahan timbulnya kerumunan jelang pergantian tahun, sekaligus menekan penyebaran covid-19.

Plt Kepala BLU UPT Trans Semarang, Hendrix Setiawan saat dihubungi di Semarang, Kamis (31/12/2020). Foto Arixc Ardana

“Terkait penutupan ruas jalan ini, kita pastikan sejumlah jalur BRT Trans Semarang, akan dialihkan mulai Jumat 1 Januari 2021. Sementara untuk hari ini (Kamis), akhir waktu layanan Trans Semarang di Halte Transit Balaikota juga sudah dimajukan menjadi pukul 17.30 WIB, sebab jalan Pemuda menjadi salah satu ruas jalan yang ditutup, sehingga waktu layanan disesuaikan,” papar Plt. Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis (UPT)Trans Semarang, Hendrix Setiawan saat dihubungi di Semarang, Kamis (31/12/2020).

Pihaknya juga mengimbau agar pengguna bus BRT Trans Semarang tidak perlu khawatir terkait penutupan ruas jalan. Dipastikan, mereka tetap bisa menggunakan kendaraan publik tersebut, meski rute dialihkan.

“Penumpang tetap bisa naik dan turun di halte terdekat dari rute pengalihan. Petugas juga akan sigap membantu terkait dengan pengalihan ini,” lanjutnya.

Dirinya mencontohkan, bagi penumpang yang akan transit di Halte Balaikota akan bergeser menuju Halte DKK Pandanaran. Sedangkan penumpang dengan tujuan Simpanglima atau Gajahmada, bisa naik dan turun di Halte Kampung Kali.

“Kita lakukan penyesuaian sehingga masyarakat tetap bisa terlayani. Waktu operasional layanan Trans Semarang , juga tidak mengalami perubahan, yakni mulai pukul 05.45 WIB dan akhir pukul 18.00 WIB,” tandasnya.

Pihaknya juga mengimbau bagi calon penumpang yang mengalami kesulitan atau kebingungan, dapat menghubungi call center di 1500094, atau melihat media sosial milik Trans Semarang.

“Disana terdapat jadwal dan rute pengalihan, hingga halte yang bisa dipilih sesuai tujuan penumpang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro Martanto, memastikan pihaknya melakukan penutupan ruas jalan pada tanggal 31 Desember 2020 pukul 18.00 WIB hingga 2 Januari 2021 pukul 06.00 WIB.

Ke-9 ruas jalan yang ditutup tersebut, yakni Jalan Pemuda dari arah Paragon Mall menuju Tugumuda, kemudian kawasan Kota Lama dari Simpang Letjen Suprapto-Cendrawasih – Jembatan Mberok, Jalan Pandanaran (dari Tugumuda – Simpang Lima), Jalan Gajahmada (dari Simpang Lima – Simpang Gendingan), Jalan Pahlawan (dari Air Mancur – Simpang Lima).

Selanjutnya, Jalan Ahmad Yani (dari Simpang RRI – Simpang Lima), Jalan Dr.Wahidin (dari Simpang Kaliwiru – Sisingamangaraja), Jalan Tanjung (dari Simpang Imam Bonjol – Simpang Pemuda), dan Jalan Lamper Tengah Raya.

“Kita lakukan penutupan, sebagai upaya pencehahan penyebaran covid-19. Ini juga untuk menjaga kondusifitas, apalagi Pemkot Semarang juga masih menetapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) dan pelarangan perayaan pergantian tahun baru,” terangnya.

Dijelaskan, ruas jalan menuju kawasan Kota Lama dan Simpanglima, juga ditutup, karena kedua lokasi tersebut kerap menjadi tujuan masyarakat untuk berkumpul dalam perayaan pergantian tahun.

“Kita berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kedua titik ini menjadi pusat perayaan tahun baru. Disatu sisi, meski ruas jalan yang lain tidak ditutup, kita juga tetap lakukan pengamanan terkait pelarangan perayaan tahun baru,” pungkasnya.

Lihat juga...