Semua RW di Kepulauan Seribu Sudah Miliki LPS

Tempat sampah pilah berbahan stainless steel yang dapat membantu proses awal pemilahan sampah, yang terpasang di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, membentuk 24 Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di tingkat Rukun Warga (RW). Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Gubernur (Pergub) No.77/2020, tentang pengelolaan sampah di lingkup RW.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, Djoko Rianto menyatakan, Kepulauan Seribu memiliki 24 RW. Dan saat ini semuanya sudah memiliki LPS. “Untuk DKI Jakarta, Kepulauan Seribu ini yang pertama dibentuk 24 RW. Jadi seluruh RW yang di Kepulauan Seribu sudah terbentuk LPS,” kata Djoko di Jakarta, Rabu (9/12/2020).

Djoko berharap, dengan terbentuknya LPS di semua RW, pengelolaan sampah di tingkatan RW, dapat berjalan lebih intensif. Dan proses pemilahan di tingkat rumah tangga juga dapat berjalan. Sehingga, sampah yang memiliki nilai ekonomi bisa memberikan pendapatan tambahan untuk masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Kepulauan Seribu, Endro Moekti Wibowo mengatakan, Pemkab Kepulauan Seribu mengajak warga untuk membangun pulau, dengan memulai dari kebersihan. Kepulauan Seribu harus bisa menyuguhkan kebersihan pantai dan tempat penginapan, untuk para wisatawan. Endro menyebut, jika Pulau Seribu bersih, tentu akan membawa dampak yang baik untuk kunjungan wisatawan.

Sebelumnya, selama dua hari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu berhasil mengumpulkan puluhan ton sampah selama dua hari kegiatan pembersihan di pesisir Pulau Pramuka. Sampah tersebut merupakan sampah kiriman yang terbawa angin dan arus laut. (Baca: https://www.cendananews.com/2020/12/dua-hari-sudin-lh-kepulauan-seribu-kumpulkan-sampah-28-ton.html). (Ant)

Lihat juga...