Senam Aerobic Jadi Alternatif Warga Jaga Kebugaran

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Banyak cara untuk tetap tampil sehat dan prima dalam menjaga kesehatan fisik tubuh mulai dari senam,  jalan santai, hingga lari-lari kecil. Seperti halnya yang dilakukan ibu-ibu warga Puri Sawo Manila, rutin mengadakan senam aerobic.

Zubaidah (35), salah satu kordinator Coslim 115 Aerobic menjelaskan, kegiatan senam aerobic rutin dilakukan setiap hari Rabu sore dan Minggu pagi bertempat di halaman TK Erlas, Jalan Sawo Manila, Jakarta Selatan.

Ida, begitu dirinya disapa, mengatakan Coslim 115 aerobic ini awal mulanya mengadakan senam di halaman sekolah SD 05. Semakin hari pesertanya semakin banyak yang sebelumnya hanya 20 orang mulai bertambah menjadi 35 orang.

“Semakin bertambahnya peserta senam pada akhirnya kita memutuskan untuk memberi nama senam ini yakni Coslim 115 Aerobic kepanjangan dari kosong lima yang disingkat Coslim, sedangkan 115 itu diambil dari nama pengajarnya yakni Iis,” ucapnya, Jumat (25/12/2020.

Ida menambahkan, rata-rata usia yang mengikuti senam ini berkisar dari usia 35 tahun ke atas, namun dirinya beberapa kali melihat di hari Minggu ada peserta usia di bawah 30 tahun, itu menandakan aktivitas senam yang rutin dilakukan ini tidak hanya untuk kalangan usia 30 ke atas namun usia 30 ke bawah pun juga ikut serta.

Ida mengungkapkan, untuk peserta yang mengikuti senam dikenakan biaya iuran Rp10 ribu.  Iuran tersebut dipergunakan untuk keperluan peserta senam, juga untuk gaji instruktur senam.

Menurut Ida, tujuan diadakannya senam aerobic ini salah satunya agar badan lebih menjadi ringan, tidak mudah lelah, serta dapat menurunkan berat badan. Dirinya memang benar-benar merasakan manfaat dari senam aerobic yang rutin seminggu dua kali dilakukan.

“Lumayanlah, pertama bakar lemak, ngilangin males juga yang tadinya bawaannya tiduran terus sejak ikut senam jadi terasa segar. Kulit terasa kencang, dan bagian bawah juga terasa banget perubahannya, berat badan juga turun 2 kilo yang tadinya 75 sekarang jadi 73,” ungkapnya.

Iis, instruktur senam menambahkan, kegiatan senam aerobic ini sudah berjalan 4 tahun lamanya dimulai di sekolah SD 05 tersebut. Walau kondisi sekarang ini masih dilanda Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat ibu-ibu yang ingin berolahraga menjaga kesehatan tubuh dan stamina  agar terhindar dari penyakit.

Iis mengatakan,  dirinya memberikan gerakan senam yang normal pada umumnya, namun yang membuat semangat para peserta senam itu yakni dentuman musik benar-benar membangkitkan gairah untuk menggerakkan tubuh.

“Kadang gerakan saya sesuaikan dengan alunan musik. Sebagian besar pakai musik yang membangkitkan semangat, yang ngebit,” ucapnya.

Lihat juga...