Sigi Fokus Cegah ‘Stunting’ Untuk Pembangunan SDM

SIGI – Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Mohammad Irwan Lapatta, menyatakan pencegahan stunting atau kekerdilan menjadi fokus utama pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Sesuai arahan presiden, bahwa perhatian pemerintah lima tahun ke depan diprioritaskan pada pembangunan SDM, menegaskan arahan tersebut, stunting menjadi salah satu fokus yang harus diselesaikan untuk mencapai pembangunan SDM yang berkualitas, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucap Mohammad Irwan Lapatta di Sigi, Selasa (8/12/2020).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sigi, angka kasus kekerdilan pada 2019 dengan status pendek dan sangat pendek untuk usia 0-23 bulan, mencapai 1.199 kasus atau 20,2 persen, sedangkan usia 0-59 bulan mencapai 3.580 kasus atau 24,7 persen.

Kekerdilan adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita), akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan.

Lihat juga...