Sinergi Koperasi – Puskesmas di Tamanmartani Ciptakan Masyarakat Sehat

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Kolaborasi antara koperasi dan puskesmas dinilai sangat penting dilakukan, untuk menciptakan masyarakat desa yang sehat dan sejahtera. Hal demikian seperti terlihat di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Tamanmartani, Kalasan, Sleman. 

Sejak beberapa tahun terakhir, Koperasi Tamanmartani Sejahtera, yang merupakan pelaksana program DCML, selalu aktif bersinergi dengan Puskesmas kecamatan Kalasan untuk memeriksa kondisi kesehatan warganya, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

Selain rutin mengecek kondisi kesehatan para lansia, seperti tekanan darah, kolesterol, Koperasi Tamanmartani Sejahtera juga aktif memberikan bimbingan atau konsultasi kesehatan gratis bagi warga. Termasuk memfasilitasi para lansia dalam hal mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

Tenaga medis Puskesmas Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Aan Antasari. –Foto: Jatmika H Kusmargana

“Kolaborasi antara puskesmas dan koperasi semacam ini tentu sangat positif. Selama ini, di Puskesmas kan sudah ada program kesehatan untuk para lansia. Sehingga tinggal disinergikan saja. Dengan bantuan koperasi, tentu data para lansia yang perlu mendapatkan penanganan kesehatan bisa saling melengkapi,” ujar tenaga medis Puskesmas Kalasan, Aan Antasari, belum lama ini.

Aan mengatakan, selama melakukan pemeriksaan kesehatan dengan cara berkeliling ke rumah-rumah warga, ia banyak menemukan para lansia yang mengalami sakit dengan berbagai gejala. Sayangnya, tidak semua keluarga lansia tersebut paham untuk kemudian melakukan penanganan lebih lanjut dengan membawanya ke puskesmas atau rumah sakit.

“Karena termasuk kelompok rentan, para lansia ini biasanya memang kerap mengalami gangguan kesehatan. Seperti darah tinggi, nafsu makan berkurang, ada infeksi, dan sebagainya. Sehingga memang harus rutin dikontrol dan dilakukan tindak lanjut. Jika dibiarkan, tentu berpotensi akan makin parah,” katanya.

Dengan program koperasi berupa pemeriksaan kesehatan bagi lansia langsung ke rumah-rumah semacam ini, upaya untuk mengontrol kesehatan masyarakat rentan tersebut akan makin mudah. Selain itu, warga juga akan sangat terbantu, karena tidak perlu bolak-balik memeriksakan anggota keluarganya, yakni lansia, ke puskesmas atau rumah sakit.

“Saat pemeriksaan kesehatan keliling seperti ini, biasanya kita cek tensinya, lalu gula darah, kolesterol hingga asam urat. Jika memang tensinya tinggi, kita sarankan untuk dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan. Apalagi jika yang bersangkutan mengidap penyakit stroke, misalnya. Nanti pihak koperasi akan membantu dengan menyiapkan armada berupa ambulans desa,” katanya.

Koperasi Tamanmartani Sejahtera aktif menggelar pemeriksaan kesehatan keliling bagi para lansia. Didampingi tenaga medis, yakni bidan desa, pengurus koperasi berkeliling ke rumah-rumah warga untuk memeriksa para lansia.

Selain mengecek kondisi kesehatan lansia, seperti tensi atau tekanan darah, kolesterol, hingga gula darah, petugas juga memberikan bimbingan atau konsultasi kesehatan gratis bagi warga, termasuk membantu warga kurang mampu dalam mengakses jaminan kesehatan dari pemerintah.

Manajer Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi lansia ini merupakan bagian dari program kemitraan koperasi dengan puskesmas. Pemeriksaan ini rutin dilakukan setiap seminggu sekali, dalam upaya meningkatkan kesehatan warga Desa Cerdas Mandiri Lestari Tamanmartani binaan Yayasan Damandiri.

Lihat juga...