Siswa di Sikka Jalani Ujian Secara Online

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Pasca 11 orang warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) positif Covid-19 dan kabupaten ini masuk zona merah penyebaran Covid-19, aktifitas pembelajaran di sekolah dihentikan termasuk ujian semester.

Kepala Sekolah SMK Yohanes XXIII Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Marselus Moa Ito saat ditanyai, Kamis (10/12/2020). Foto : Ebed de Rosary

Para siswa SD dan SMP yang diinfokan akan menjalani ujian semester tanggal 10 Desember dan dibagi per shift saat datang ke sekolah ternyata disuruh kembali dan ada yang hanya dibagikan soal ujian untuk dikerjakan di rumah.

“Saya masuk shift 2 dan jadwalnya jam 10 pagi. Tadi pas mau datang ke sekolah, guru hanya memberikan soal ujian saja untuk dikerjakan di rumah,” kata Laurensia Luciana, siswi kelas VIII SMPK Yapenton, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT saat ditemui di sekolahnya, Kamis (10/12/2020).

Laurensia menyebutkan, pihaknya pun disuruh kembali dan hanya diberikan soal ujian untuk diisi di rumah dan besok harus diantar kembali ke sekolah jawabannya untuk diperiksa oleh guru.

Dia mengakui, banyak teman-teman sekolahnya yang datang mengenakan pakaian seragam ke sekolah sesuai informasi yang diberikan sebelum liburan sekolah mengenai jadwal ujian semester.

“Tadi kami datang memakai pakaian seragam sebab dikatakan akan ada ujian di kelas. Ternyata kami disuruh pulang dan diberikan soal ujian untuk dikerjakan di rumah dan besok harus diantar ke sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Shinta guru SD Inpres Nangameting, Kota Maumere mengaku semalam pihaknya mendapat pemberitahuan melalui pesan di media sosial dari dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka soal pelaksanaan ujian semester.

Dikatakan, dampaknya membuat pihak sekolah tidak sempat memberitahukan kepada orang tua wali murid sehingga saat pagi para murid diantar ke sekolah maka diminta untuk kembali.

“Kami baru diberitahu oleh pihak dinas tadi malam sehingga tidak sempat memberitahukannya kepada para orang tua wali murid. Paginya saat siswa datang ke sekolah maka kami meminta orang tua hadir di sekolah,” tuturnya.

Kepala sekolah SMK Yohanes XXIII Maumere, Marselus Moa Ito saat dintayai mengatakan, akibat Kabupaten Sikka masuk zona merah Covid-19 maka pihaknya menyelenggarakan ujian secara online.

Marselus katakan, siswa dibagi dalam dua gelombang dimana gelombang pertama menjalani ujian dari tanggal 1 sampai tanggal 7 Desember 2020 sementara gelombang kedua tanggal 8 hingga 14 Desember 2020.

“Kita laksanakan ujian secara online dan dibagi dalam dua gelombang. Jadi siswa yang berhalangan dalam ujian di gelombang pertama bisa mengikuti ujian pada gelombang kedua,” tuturnya.

Lihat juga...